Berita Rote Ndao

Rote Tempat Syukur Tahbisan Episkopal ke-25, Mgr. Petrus Turang Bangga Punya Pemimpin Perempuan

Uskup Agung Kupang, Yang Mulia Mgr. Petrus Turang menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Rote Ndao punya pemimpin daerah Seorang perempuan.

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM / Mario Giovani Teti
POTONG - Uskup Agung Kupang, Yang Mulia Mgr. Petrus Turang didampingi Pastor Paroki St. Kristoforus Ba'a, RD. Ardi Meman dan Pastor Paroki St. Petrus Pantai Baru, RD. Dion Manikin melakukan pemotongan tumpeng perayaan syukur Tahbisan Episkopal ke-25. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, ROTE NDAO - Uskup Agung Kupang, Yang Mulia Mgr. Petrus Turang menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Rote Ndao punya pemimpin daerah Seorang perempuan.

Hal ini terungkap dalam khotbah Yang Mulia di saat Perayaan Ekaristi Syukuran Tahbisan Episkopal ke-25-nya di Gereja St. Kristoforus Ba'a, Kabupaten Rote Ndao. Minggu, 31 Juli 2022. 

"Umat Katolik dan seluruh masyarakat Rote Ndao perlu berbangga karena punya Pemimpin daerah seorang perempuan," kata Yang Mulia Mgr. Petrus Turang.

Lalu di dalam sambutannya saat perayaan syukuran di halaman Gereja, Mgr. Petrus Turang juga mengajak umat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan.

"Karena keterbatasan, justru dalam keterbatasan itu kita memang berkumpul untuk bersyukur kepada Tuhan. Dia (Tuhan) selalu menjamin umatnya meskipun dalam  keterbatasan sebagai seorang umat manusia," terang Mgr. Petrus Turang.

Pada kesempatan yang istimewa tersebut, Yang Mulia dengan bahagia menyatakan beberapa hal.

"Pertama-tama saya memberikan penghargaan dan Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rote Ndao yang sudah hadir memberikan kesempatan kepada saya dan umat Katolik di sini pada sore hari ini. Sekali lagi terima kasih, Tuhan memberkati, Bupati dan Wakil Bupati," tandasnya.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada forum forkopimda Kabupaten Rote Ndao dan terima kasih kepada Bapak Sekda yang sudah hadir pada kesempatan ini," sambungnya.

Menurut Yang Mulia, kehadiran Pemerintah Rote Ndao ini bagi dirinya, mengingatkan pertama kali ia datang ke Rote dan waktu itu Kabupaten Rote Ndao masih menjadi sebuah kecamatan.

"Di tempat ini, saya katakan pada waktu itu, saya pastikan kamu menjadi Kabupaten dan akhirnya jadi Kabupaten. Karena waktu itu, sesudah saya pulang, saya langsung telepon Pak Bbupati Ibrahim Meda.  Saya bilang kamu jangan bikin susah lagi ini Pulau Rote," 
jelas Mgr. Petrus Turang.

Saya senang bahwa selama kurang lebih 25 tahun saya jadi Uskup dan sekarang sudah 20 tahun usia Kabupaten Rote Ndao. Saya bisa belajar jadi uskup, juga dibuat belajar menjadi uskup karena Pemerintah Daerah," sambungnya.

Yang Mulia juga berterima kasih dan memberi penghargaan kepada forum KUB (Kelompok Umat Basis) dan pimpinan umat beragama yang hadir. Mulai dari umat Protestan, umat Islam, umat Hindu yang hadir.

Bagi Yang Mulia, semua komponen sosial dan religi ini juga turut membentuk satu bagian untuknya menjadi uskup.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved