Berita Malaka

Baru 10 Ormas Mendaftar di Kesbangpol Malaka

Langkah-langkah antisipasi pun dapat dilakukan lebih awal jika muncul konflik atau gangguan keamanan di akar rumput.

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK ISTMEWA
Kepala Kesbangpol Kabupaten Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, S.H, M.H 

POS-KUPANG.COM, BETUN - Himbauan dari Badan Kesatuan Bangsa Politik, Kesbangpol Malaka kepada organisasi kemasyarakatan setempat terus dilakukan untuk mendaftarkan lembaganya. Hingga saat ini baru sepuluh Ormas yang mendaftar pada Kesbangpol setempat.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, S.H, M.H, mengatakan hal ini dalan rilis yang diterima, Senin, 1 Agustus 2022.

Ia menyebut,  pendaftaran itu semata untuk mengetahui model, bentuk dan tujuan Ormas itu  terutama dalam menghadapi  Pilkades, Pemilu dan Pilkada tahun 2024. 

Baca juga: Sebanyak 14 Pekerja Migran Indonesia Ilegal Asal Malaka Meninggal di Luar Negeri Selama 2022

Doktor Nando, demikian panggilannya menyebut sepuluh Ormas itu, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Yayasan Amnaut Bife Kuan/Yabiku, Persatuan Usaha Mikro dan Menengah/PUMKM, Komite Nasional Korban Politik Timor Timur/Kokpit,  Garuda Muda Prajamin, Aliansi Pewarta Merah Putih/APMP, Komunitas Motor CB Rai Malaka/CBRM, Profesional Jaringan Mitra Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Amin, Kontrol Publik Kebijakan Independen (KPK) dan Organisasi Komunitas Fitun Malaka. 

Menurut Doktor Nando, sosialisasi oleh Kesbangpol sudah dilakukan. Karena itu ia menghimbau agar Ormas yang belum mendaftar agar segera mendatangi Kesbangpol Malaka.

Menurut dia, menjelang pesta demokrasi, yakni Pilkades, Pemilu dan Pilkada yang rentan konflik di akar rumput,  maka dibutuhkan koordinasi semua pihak termasuk Ormas. Dengan demikian akan tercipta kondisi sosial politik yang lebih aman dan tertib.

Langkah-langkah antisipasi pun dapat dilakukan lebih awal jika muncul konflik atau gangguan keamanan di akar rumput.

Baca juga: Pendamping Desa di Malaka Pasang Lampu Sehen untuk Rumah Adat

Terkait dengan Pilkades, Pemilu dan Pilkada kata dia,  Kesbangpol Malaka mengharapkan  saat pesta demokrasi itu agar dilaksanakan  dalam suasana kekeluargaan, penuh dengan persaudaraan dan cinta kasih. 

Selain itu,  tetap berpedoman pada  nilai-nilai adat wesei wehali, hafali malu, hakneter malu dan hadomi malu. Hindari pula praktik-praktik anarkisme dan ancaman serta menghindari  penyebaran berita hoax

Kami mengharapkan semua stakeholder strategis seperti tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemerintahan  selalu bersatu dalam pesta demokrasi untuk menghasilkan figur-figur pemimpin yang berkualitas,"   katanya.    

Doktor Nando juga mengatakan telah menyurati para camat     dan kepala desa untuk memfasilitasi Ormas di sekitarnya agar segera mendaftar di Kesbangpol. 

Ada sejumlah syarat saat mendaftar,  di antaranya permohonan ditujukan kepada Kesbangpol, akte pendirian oleh notaris yang memuat AD/ART dan susunan pengurus.

Masih ada beberapa syarat lain yang dapat dipenuhi berdasarkan Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistim Informasi Organisasi Kemasyarakatan. (*)

Berita Malaka Lainnya
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved