Berita Sumba Timur Hari Ini

Bupati Khristofel Praing Apresiasi Mini Festival Menangkap Seroja 2022

jiwa dan semangat akan kepedulian sosial tetap dipupuk dan pelihara. Hal tersebut menjadi modal paling berharga masyarakat Sumba Timur. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
PAMERAN- Asisten Administrasi Umum Sumba Timur Lu Pelindima dan undangan didampingi Penanggung Jawab Ana Humba Community Umbu Nababan melihat pameran foto pada Mini Festival Menangkap Seroja usai acara pembukaan di Halaman Museum Daerah Dr. (HC) Oemboe Hina Kapita, Waingapu Sumba Timur, Jumat 15 Juli sore.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Mini Festival Menangkap Seroja 2022 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. 

Apresiasi disampaikan Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Lu Pelindima, S.Sos,  saat membuka secara resmi Mini Festival Menangkap Seroja 2022.

Pembukaan  Mini Festival Menangkap Seroja dilaksanakan di Halaman Museum Daerah Dr. (HC) Oemboe Hina Kapita, Waingapu Sumba Timur, Jumat 15 Juli sore. 

Baca juga: Waspada Kekeringan Meteorologis, BMKG Keluarkan Peringatan Sumba Timur Status Awas 

"Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ana Humba Community serta organisasi lainnya yang terlibat dalam Ana Humba Minifest Menangkap Seroja," ujar Lu Pelindima saat membacakan sambutan Bupati. 

Harapannya, jiwa dan semangat akan kepedulian sosial tetap dipupuk dan pelihara. Hal tersebut menjadi modal paling berharga masyarakat Sumba Timur. 

Menurut Bupati, Badai Seroja yang terjadi pada 2020 lalu tidak hanya semata menjadi bencana, tapi telah membawa hikmah. Banyak solidaritas yang hadir dan mengembalikan semangat serta membangun kembali Sumba Timur melalui berbagai intervensi pembangunan. 

Selain itu, penanganan bencana juga menegaskan kepedulian masyarakat Sumba Timur akan sesamanya masih sangat tinggi. Karena itu, semangat tersebut agar terus dipelihara termasuk oleh generasi muda. 

Penanggung Jawab Ana Humba Community, Florianus Paulus yang akrab disapa Umbu Nababan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terselenggaranya festival anak muda tersebut. 

Baca juga: Bupati Sumba Timur Teken Peraturan Bupati Tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah Sumba Timur dalam mini festival yang akan berlangsung dua hari itu. 

Dengan kondisi dan situasi yang terbatas, kata dia, remaja atau anak muda di Sumba Timur yang tergabung dalam Ana Humba Community mencoba untuk melakukan edukasi ala anak muda melalui mini festival. 

Ana Humba Community yang akan genap berusia 8 tahun itu, jelas dia, beranggotakan para remaja siswa SMA di Waingapu. Meski demikian, mereka telah terlibat dalam berbagai aksi sosial hingga ke desa desa. Mereka juga terlibat aktif dalam aksi tanggap darurat bencana saat Seroja pada 2020 lalu. 

Dia menyebut edukasi tanggap bencana, perubahan iklim dan pemanasan global dalam mini festival itu dikemas dalam bentuk pameran foto, pementasan seni, clean up serta diskusi lingkungan. 

Mini Festival itu, kata dia, juga didukung oleh Koalisi Kopi komunitas lokal serta beberapa OSIS SMA di Sumba Timur. 

Baca juga: Walau Secara Nasional Sudah Masuk Fase Endemi, Lima Warga Lewa Sumba Timur Sudah Sembuh Covid-19 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved