Berita Ende

Kades Perempuan di Kecamatan Wolowaru Gelar Turnamen Bola Voli, Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Pemerintah Desa Lise Lowobora melalui Kades Perempuan di Kecamatan Wolowaru Ende ini Gelar Turnamen Bola Voli, Total Hadiah Capai Puluhan Juta Rupiah

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ketua DPRD Ende, Ferry Taso melakukan servis pertama dalam pembukaan turnamen bola voli di Desa Lise Lowobora, Selasa 12 Juli 2022 

Pemerintah Desa Lise Lowobora melalui Kades Perempuan di Kecamatan Wolowaru Ende ini Gelar Turnamen Bola Voli, Total Hadiah Capai Puluhan Juta Rupiah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Pemerintah Desa Lise Lowobora, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar turnamen bola voli untuk memperebutkan Kades Lise Lowobora Cup.

Selain memperebutkan Kades Lise Lowobora Cup  turnamen tersebut juga memperebutkan total hadiah senilai puluhan juta rupiah bagi para pemenang.

Kegiatan tersebut juga dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan dan memajukan olehraga bola voli di desa yang dipimpin oleh seorang kepala desa perempuan tersebut.

Berdasarkan pantauan, Selasa 12 Juli 2022 lalu, Ketua DPRD Ende Ferry Taso melakukan servis pertama sebagai tanda membuka dengan resmi turnamen tersebut.

Kepala Desa Lise Lowobora, Maria Oliva Seti dalam sambutannya pada kegiatan pembukaan mengungkapkan turnamen bola voli tersebut dilakukan untuk mengembangkan olah raga bola voli sehingga menjadi kompetisi yang bisa meningkatkan kemampuan para pemain yang ada di desa-desa.

"Tujuannya untuk melatih anak-anak kita yang punya kemampuan dibidang olahraga khususnya olahraga bola voli supaya mereka bisa mengembangkan bakat dan terbiasa tampil di turnamen formal sehingga mereka tidak asing sama sekali jika berkompetisi ditingkat yang lebih tinggi," ungkapnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut sedianya digelarnya sejak tahun 2019 lalu, namun karena terkendala dengan penyebaran covid-19 sehingga dirinya bersama panitia menghentikan sementara.

"Ini kompetisi yang kedua, yang pertama ditahun 2019 silam, namun, karena terkendala covid-19 sehingga di tahun 2020 dan 2022 terpaksa tidak dilaksanakan, baru saat ini kita mulai lagi," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam kompetisi tersebut melibatkan sebanyak 19 klub yang berasal dari desa tersebut dan desa tetangga lainnya.

Bagi para finalis yang berkompetisi dalam turnamen tersebut, panitia akan memberikan hadiah berupa piala dan sejumlah uang pembinaan.

Untuk klub yang menjadi juara satu mendapatkan piala bergilir dan piala tetap serta uang pembinaan sebesar, Rp. 7.000.000. Juara dua mendapatkan piala tetap serta uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.00

Sedangkan bagi klub yang meraih juara tiga dan harapan satu masing-masing mendapatkan hadiah berupa piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp. 4.000.000 dan Rp. 3.000.000.

Baca juga: Petani Muda di Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende Lakukan Kegiatan Pembuatan pupuk bokasi Bersama

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved