Berita Flores Timur

Dinas Koperasi Flores Timur Usulkan 40 Ribu UKM Dapat Bantuan Produktivitas

Dinas Koperasi dan UKM Flores Timur (Flotim) mengusulkan sekitar 40 ribu Usaha Kecil Masyarakat (UKM) untuk mendapatkan bantuan

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Flotim, Ahmad R. Duli saat menjadi nara sumber di acara HUT Pekka ke-20 di Desa Hinga, Adonara, Kamis 14 Juli 2022 

 Dinas Koperasi Flores Timur Usulkan 40 Ribu UKM Dapat Bantuan Produktivitas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM,LARANTUKA - Dinas Koperasi dan UKM Flores Timur (Flotim) mengusulkan sekitar 40 ribu usaha kecil menengah (UKM) untuk mendapatkan bantuan dana produktivitas dari pemerintah pusat pasca pandemi. Meski demikian, dari total usulan itu baru sebagian yang mendapat bantuan dana. 

"Kita usulkan sekitar 40 ribu tapi banyak yang belum dapat. Sebagian sudah digulirkan. Ada yang dapat Rp 600 ribu, ada yang Rp 1.200.000. Yang belum dapat, diharap bersabar," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Flotim, Ahmad R. Duli di HUT Pekka ke-20 di Desa Hinga, Adonara, Kamis 14 Juli 2022.

Ia mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kementerian keuangan agar bisa dikucurkan lagi bantuan produktivitas untuk UKM yang belum dapat, sebagai bukti komitmen bahwa semua masyarakat mendapat kesempatan yang sama.

Ia menjelaskan, berbicara soal UKM maka tidak terlepas dari rantai pasok, yaitu bagaimana sebuah produk itu bergulir hingga disajikan. Karena itu, hal yang perlu diperhatikan adalah, sumber daya alam dan manusia disiapkan, kualitas produk, harga harus bersaing dan harus penuhi permintaan produk saat dibutuhkan

Baca juga: Dinas Koperasi Flores Timur Apresiasi Kualitas KPRI Usaha Jaya larantuka

"Rantai pasok itu sebuah siklus panjang sampai sebuah produk disaji. Maka, perlu disiapkan dengan matang," katanya. 

Ia mengaku bangga karena Serikat Pekka NTT yang berkantor pusat di Adonara mampu membangun koperasi. Ia meminta agar koperasi yang sudah dibangun dikelola dengan baik agar bisa mensejahterakan seluruh anggota.

"Semakin banyak embrio koperasi yang dibuka, kami siap melakukan pendampingan. Tugas kami ada dua, pengawasan dan pendampingan. Sebuah koperasi yang sehat harus dikelola oleh orang yang profesional," tandasnya.

"Salut karena di Pekka ada pendidikan ekonomi, hukum, politik, kesehatan dan lain lain. Koperasi adalah sebuah rumah besar. Harus ada kenyamanan dan ketenangan. Kelola koperasi harus dengan hati," tutupnya. (*) 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Flotim, Ahmad R. Duli saat menjadi nara sumber di acara HUT Pekka ke-20 di Desa Hinga, Adonara, Kamis 14 Juli 2022
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Flotim, Ahmad R. Duli saat menjadi nara sumber di acara HUT Pekka ke-20 di Desa Hinga, Adonara, Kamis 14 Juli 2022 (POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved