Berita Malaka Hari Ini

Warga Temukan Mayat Perempuan di Sungai Motahali Malaka, Wajah Korban Tinggal Tengkorak

Mayat Desi yang ditemukan di Daerah Aliran Sungai Motahali Dusun Weakar Desa Lamea itu sudah dalam keadaan hancur

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-HUMAS POLSEK WEWIKU
EVAKUASI - Jenazah Desi yang ditemukan warga dievakuasi dari lokasi penemuan menggunakan Ambulans milik Puskemas Alkani Kecamatan Wewiku pada Rabu 13 Juli 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN- Warga Desa Lamea, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, menemukan sesosok mayat perempuan yang teridentifikasi atas nama Desi Ana Magdalena Kase (18) di Sungai Motahali. 

Mayat Desi yang ditemukan di Daerah Aliran Sungai Motahali Dusun Weakar Desa Lamea itu sudah dalam keadaan hancur. 

Terkait penemuan mayat ini Kapolres Malaka AKBP Rudi JJ Ledo melalui Kasat Reskrim Polres Malaka Iptu Zainal Arifin SH, menyampaikan ini kepada Pos Kupang di Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka pada Kamis 14 Juli 2022. 

Dikatakannya, mayat Desi yang ditemukan warga masih menggunakan celana jeans pendek warna biru, celana dalam warna merah dan menggunakan BH warna pink.

"Terdapat kalung emas pada bagian leher, terdapat anting emas pada telingga bagian kiri, kondisi fisik korban dalam keadaan rusak (hancur), sudah tidak terdapat pergelangan kaki kanan dan jari-jari kaki kirinya (hilang/putus), badan korban rusak (hancur), tangan kiri dan kanan korban sudah rusak (hancur/hilang), dan  pada bagian wajah korban sudah hancur hanya tinggal tengkorak," jelasnya.

Baca juga: Kecelakaan di Dusun Fatuklaran Kecamatan Rinhat, Malaka Jasa Raharja Sigap Ambil Langkah Cepat

Mayat korban Desi ini, lanjut Iptu Arifin ditemukan warga pada Rabu 13 Juli 2022 sekitar Pukul 13.30 Wita ditemukan para  warga atas nama Afonsius Bria Bouk, Yulius Tahun, dan Hilarius Fahik Kauk dari Dusun Weakar Desa Lamea.

Adapun kronologi penemuan mayat Desi ini ketika ketiga warga yang sudah disebutkan namanya di atas mencari kayu di sekitar Daerah Aliran Sungai Motahali Desa Lamea,  mereka mencium bau bangkai di sekitar aliran sungai tersebut.

Kemudian untuk memastikan bau bangkai tersebut mereka mencari dan melihat sesosok mayat yang tergeletak di atas batu dan pasir di sungai itu. 

"Bahwa setelah melihat mayat tersebut ketiga saksi mencari daun/dahan gewang untuk menutupi mayat tersebut, kemudian salah satu saksi menghubungi personil Polsek Wewiku dan menyampaikan bahwa telah ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di sekitar aliran sungai Motahali ini," katanya.

Setelah mendapat informasi dari saksi, kemudian personil Polsek Wewiku menghubungi personil Polsek Amanatun Utara Polres TTS untuk mendatangi TKP dan menyampaikan kepada pihak keluarga guna memastikan mayat yang ditemukan.

Baca juga: Jasad Desi Kase Warga Desa Fotilo, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten TTS Ditemukan di Malaka

Pasalnya, pada beberapa hari yang lalu terdapat seorang perempuan bersama saudaranya yang berasal dari Desa Fotilo Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten TTS yang dinyatakan hilang terbawa arus air banjir.

"Jajarannya bersama dengan personil Polsek Amanatun Utara kemudian sama-sama mendatangi TKP, mengamankan TKP dan melakukan olah TKP," ucapnya.

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh pihak kepolisian dan dilihat dari ciri-ciri mayat, pihak keluarga menyampaikan bahwa identitas mayat tersebut benar atas nama, Desi Ana Magdalena Kase (18), Agama Kristen Protestan dari Desa Fotilo Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

"Mayat yang ditemukan tersebut memang salah satu dari dua bersaudara yang dinyatakan hilang terbawa arus air banjir di Sungai Oekiu wilayah Desa Tauanas Kabupaten TTS,"ujarnya.

Dan, kata Arifin, mayat Desi sudah dibawah oleh pihak keluarga dengan menggunakan mobil jenasah milik Puskesmas Alkani Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka ke tempat asalnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved