Jumat, 12 Juni 2026

Pengantin Ditikam

BREAKING NEWS : Pasangan Pengantin Ditikam Saat Pesta Pernikahan di Kupang

Pasangan Pengantin Ditikam saat pesta pernikahan di Desa Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Senin 11 Juli 2022.

Tayang:
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfons Nedabang
PULSE.NG via TRIBUNNEWS
KORBAN PENIKAMAN - Ilustrasi pengantin wanita. Pasangan Pengantin Ditikam saat pesta pernikahan berlangsung di Desa Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Senin 11 Juli 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pasangan Pengantin Ditikam saat pesta pernikahan berlangsung. Peristiwa berdarah ini terjadi di Bisolo Desa Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 11 Juli 2022. 

Korban bernama Nomensen Giri dan istrinya Feny Nenobahan. Sedangkan pelaku penikaman merupakan warga Bisolo Desa Tuakao Kecamatan Fatuleu Barat.

Pelaku menikam Nomensen Giri dan Feny Nenobahan menggunakan sebilah pisau yang sudah disiapkan sebelumnya. Nomensen Giri menderika luka di bahu kiri, dan Feny Nenobahan luka pada paha kiri.

Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, pesta pernikahan Nomensen Giri dan Feny Nenobahan berlangsung di rumah orangtua mempelai wanita, Efram Nenobahan di RT 10 RW 05 Dusun III Kompleks Trans Bisolo Desa Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat.

Baca juga: Pria yang Terseret Banjir di Fatuleu, Ditemukan Sudah tak Bernyawa Lagi

Nomensen Giri dan Feny Nenobahan menjalani pemberkatan nikah di Gereja Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat, Minggu 10 Juli 2022. Acara dilanjutkan dengan pesta resepsi di rumah Efraem Nenobahan pada Minggu malam hingga Senin subuh.

Pada Senin pukul 03.00 Wita, pelaku tiba di tempat pesta, kemudian duduk di kursi pelaminan. Entah mengapa, tiba-tiba Musa Laniana membanting kursi.

Nomensen Giri dan Feny Nenobahan menegur namun pelaku tidak terima. Pelaku mengambil pisau yang sudah dibawa dan menikam pasangan pengantin.

Kedua pengantin terjatuh. Suasana pesta menjadi kacau. Sejumlah warga langsung mengamankan pelaku.

Kapolsek Fatuleu Ipda Muslihkan Sara MM membenarkan kejadian tersebut.

"Benar ada kejadiannya. Anggota Polsek sudah ke TKP (tempat kejadian perkara)," kata Ipda Muslihkan Sara ketika dikonfirmasi via telepon, Senin 11 Juli 2022 siang. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved