Idul Adha 2022
Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2022 Terbaiik : Makna Kurban dalam Kehidupan
Tahun ini ada perbedaan perayaan Hari Raya Idul Adha 2022. Hari ini sebagian Umat Islam telah merayakan Hari Raya Idul Adha 2022.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM - Contoh Teks khutbah Idul Adha 2022 Terbaik PDF: Makna Kurban Dalam Kehidupan.
Tahun ini ada perbedaan perayaan Hari Raya Idul Adha 2022.
Hari ini sebagian Umat Islam telah merayakan Hari Raya Idul Adha 2022, sedangkan yang lainnya akan merayakan besok.
Berbagai persiapan sholat ied besok, berikut contoh teks khutbah Idul Adha 2022 yang dilansir dari khutbahsingkat.com :
Khutbah Idul Adha 2022
Baca juga: Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2022 Terbaru : Hikmah Hari Raya Idul Adha
اَللهُ أَكْبَرْ (3×) اَللهُ أَكْبَرْ (3×) اَللهُ أَكْبَرْ (3×) اَللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَ أَصِيْلاً، لآ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرْ، اَللهُ أَكْبَرْ وَللهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَ اْلفِطْرِ بَعْدَ صِياَمِ رَمَضَانَ وَعْيدَ اْلاَضْحَى بَعْدَ يَوْمِ عَرَفَةَ. اللهُ اَكْبَرْ (3×) اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمَلِكُ اْلعَظِيْمُ اْلاَكْبَرْ وَاَشْهَدٌ اَنَّ سَيِّدَناَ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ اَذْهَبَ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهَّرْ
أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم}، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ .صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ
Kaum Muslimîn dan Muslimat Rahimakumullah
Dalam suasana gembira merayakan hari raya ‘idul adha, kita semua kembali berkumpul bersama-sama di tempat ini melantunkan takbir dan tahmid sebagai ungkapan rasa syukur serta terima kasih kita kehadirat Allah Swt, Kita mengagungkan dan memuji asma Allah, Tuhan yang Maha Agung lagi Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Baca juga: Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2022 Mengulas Makna Ibadahn Haji dan Kurban
اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ، وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Dengan menghayati kalimat takbir dan tahmid ini, kita masing-masing merasakan betapa kecil, kerdil dan lemahnya kita sebagai manusia berhadapan dengan kebesaran serta kekuasaan Allah SWT.
Maka pada kesempatan ini mari kita tingkatkan taqwa dan ketaatan kita pada Allah Ta’ala dengan senantiasa memenuhi perintah-Nya, serta meninggalkan segala larangan-Nya.
Demikian pula, segala arogansi kesombongan, kepongahan, ketakaburran yang disebabkan oleh kekuasaan, jabatan, kedudukan dan harta, kita kesampingkan, sebab semuanya semu tak abadi, sama dengan kefanaَan semesta alam ini.
Kaum Muslimîn dan Muslimat Rahimakumullah
Baca juga: Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2022 PDF : Kesabaran Nabi Ibrahim AS yang Sempurna Dilengkapi Doa
Hari ini kita mengenang peristiwa sejarah yang agung melibatkan dua orang Rasulallah yang tetap dikenang sepanjang zaman.
Ketika Nabi Ismail a.s, menginjak usia remaja, sang ayah, yaitu Nabi Ibrahim a.s, mendapat perintah langsung dari Allah lewat mimpi bahwa ia harus mengurbankan Ismail putra kesayangannya.
Tentu, ada konflik batin yang bergejolak pada diri Nabi Ibrahim antara kecintaan kepada anak dan ketaatan memenuhi perintah Allah SWT. Namun, cintanya kepada Allah jauh lebih besar daripada cintanya kepada anak, istri, harta benda dan materi dunia lainnya.
Untuk melaksanakan perintah Allah, Nabi Ibrahim a.s, mengajak putranya dengan berdialog sebagai bentuk komunikasi efektif antara sang ayah dengan anak dalam rangka mendidik serta membina ikatan batin kasih sayang, ketaatan dan kepatuhan. Dalam dialognya seperti terlukis dalam bahasa yang sangat indah dan menyeَjukkan di dalam al-Qur’an:
يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ
Baca juga: Contoh Naskah Khutbah Idul Adha Singkat PDF: Tiga Pesan Dibalik Penyembelihan Kurban
“Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”.
Ismail sebagai anak yang soleh, patuh dan taat kepada orang tua yang telah melahirkan dan membesarkannya, sepontanitas menjawab:
يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
“Wahai ayahku tercinta, laksanakanlah apa yang telah Allah perintahkan kepadamu. Insya Allah, ayahanda akan menyaksikan sendiri bahwa ananda sabar serta tabah menghadapi ujian itu”. (QS. Ash Shoffat: 102)
Dalam peristiwa yang sangat mengharukan dan pada detik-detik yang amat dramatis, tiba-tiba Allah menebus Ismail dengan seekor kambing besar yang dibawa oleh malaikat:
Baca juga: Contoh Naskah Khutbah Idul Adha 2022, Kisah Nabi Ibrahim AS jadi Suri Tauladan
وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ
“Dan Kami tebus dia yaitu Ismail dengan suatu sembelihan yang besar”. (QS. Ash Shoffat: 107)
Kaum Muslimîn dan Muslimat Rahimakumullah
Menurut naluri dan pikiran orang biasa, apa yang digelar Nabi Ibrahim as. di dalam panggung sejarah manusia adalah sesuatu yang amat sulit diterima; akan tetapi buat keluarga Nabi Ibrahim as. hal itu adalah suatu keniscayaan untuk dilaksanakan.
Sikap seperti inilah yang menunjukkan jati diri Nabi Ibrahim as. sehingga dianugerahi oleh Allah sebagai al Khalil, Imam, teladan dan idola. Kehormatan tersebut tidak mungkin diraih tanpa didampingi oleh istri yang salihah dan anak yang saleh.
اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ، وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Kaum Muslimin Muslimat, Rahimakumullah.
Qurban disyariatkan untuk mengingatkan manusia bahwa jalan menuju kebahagiaan membutuhkan pengobanan dan keikhlasan. Sifat-sifat kebinatangan yang sering mendominasi diri kita harus ditundukan serta dibuang jauh-jauh. Hikmah inilah yang diajarkan dalam berqurban, seperti dalam firman Allaَh SWT. QS. Al-Hajj: 37
لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Hajj: 37)
Hadirin hadirat rahimakumullah,
Mudah-mudahan, kita semua bisa mengambil pelajaran dari peristiwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihimasalam serta diberi kemampuan untuk bisa melaksanakan kurban di tahun ini maupun di tahun-tahun berikutnya. Amiin..
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Berita Idul Adha 2022 lainnya
Baca Artikel lain klik di POS-KUPANG.COM