Tips Sehat

Segudang Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolestrol hingga Obati Stroke

Tak sekedan bumbu masakan, ini segudang Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, bisa Turunkan Kolestrol hingga obati Stroke

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
grid.id
Daun salam - Segudang Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolestrol hingga Obati Stroke 

8. Menangkal Penyakit Kanker

Kombinasi antioksidan dan senyawa organik dalam daun salam, termasuk fitonutrien, katekin, linalool, dan parthenolide. Terbukti menahan perkembangbiakan sel kanker serviks dan membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas.

Radikal bebas dapat menyebabkan sel sehat bermutasi menjadi sel kanker. Daun salam sangat efektif dalam mencegah hal tersebut terjadi.

9. Bersifat Antiinflamasi

Salah satu manfaat terpenting daun salam adalah kemampuannya untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Daun ini mengandung fitonutrien unik bernama parthenolide yang dapat dengan cepat mengurangi peradangan dan iritasi.

Ia akan bekerja saat dioleskan ke area yang mengalami peradangan, seperti sendi yang sakit atau area yang terkena artritis. Efek ini juga bisa didapatkan melalui konsumsi daun salam dalam bumbu masakan.

10. Mengatasi Kecemasan dan Stres

Daun salam dapat membantu menurunkan tingkat hormon stres dalam tubuh, terutama bila digunakan sebagai aromaterapi. Cocok bagi kamu yang suka wewangian dalam rumah.

11. Menjaga Fungsi Saraf

Konsumsi air rebusan daun salam secara teratur akan membuat kamu mendapatkan manfaat vitamin C, asam folat, vitamin A, antioksidan alami, serat makanan dan vitamin B seperti niasin, piridoksin, asam pantotenat dan riboflavin.

Konsumsi 4 sampai 5 daun salam secara teratur akan membantu dalam fungsi sistem saraf, sintesis enzim dan mengatur metabolisme tubuh.

12. Mengobati Diabetes

Daun salam berjasa dalam menurunkan kadar glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida, sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan diabetes tipe 2.

Untuk mendapatkan manfaat ini, kamu bisa mengeringkan daunnya dan menjadikannya bubuk, kemudian mengonsumsinya secara rutin dengan menambahkan satu sendok teh menjadi dua ke dalam 200 mililiter (ml) air.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved