Unwira Kupang

Perpustakaan Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Unggah Mandiri Skripsi dan Tesis Bagi Calon Wisudawan. 

informasi atau data disimpan, dipelihara dan digunakan. Perpustakaan sebenarnya adalah sebuah repository

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK UNWIRA
CALON - Para calon wisudawan Periode II Unwira Kupang saat mengikuti sosialisasi Unggah Mandiri Skripsi dan Tesis melalui aplikasi Zoom. Jumat 1 Juli 2022. Nampak screenshot aplikasi zomm para calon wisudawan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - UPT Perpustakaan Pusat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menggelar Sosialisasi unggah mandiri skripsi atau tesis bagi calon wisudawan periode II Tahun Akademik 2021/2022.

Kegiatan ini dilaksanakan secara Virtual dan diikuti oleh 186 calon Wisudawan/wisudawati dari semua program studi, Jumat 1 Juli 2022.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pencerahan bagi calon wisudawan agar dapat mengunggah skripsi maupun tesis secara benar, dan mencegah kesalahan proses pengunggahan dalam sistem Repository perpustakaan. 

Baca juga: Jelang Pancawindu Unwira Kupang Adakan Lomba Tarik Tambang dan Balap Karung

Kepala Perpustakaan Unwira, Silvester Suhendra, S. Ptk menjelaskan , secara sederhana arti dari repository adalah tempat penyimpanan. 

"Dalam konteks kepustakawanan repository adalah suatu tempat dimana dokumen, informasi atau data disimpan, dipelihara dan digunakan. Perpustakaan sebenarnya adalah sebuah repository akan tetapi dalam ruang lingkup yang lebih luas, " jelas Silvester. 

Ia menambahkan, sistem Repository skripsi ini merupakan sistem perpustakaan digital untuk menyimpan hasil-hasil penelitian mahasiswa ataupun dosen ke dalam bentuk database. Membuat data skripsi tersimpan aman dalam bentuk data, tidak hanya dalam bentuk hardcopy atau penjilidan. 

Penyimpanan Repository bukan lagi dalam bentuk bangunan atau ruangan melainkan dalam sebuah server komputer, karena bahan yang disimpan, diorganisasikan dan dilayankan adalah bahan-bahan digital. Repository dalam hal ini adalah bagian dari perpustakaan digital.  

Lebih lanjut, Silvester menjelaskan alasan perpustakaan perlu mengembangkan repository agar mengumpulkan konten dalam satu lokasi sehingga mudah untuk ditemukan kembali, dan untuk menyimpan dan melestarikan aset intelektual sepanjang waktu. 

Baca juga: Semarakan Pancawindu, Dosen dan Mahasiswa Unwira Kupang Adakan Lomba Tarik Tambang dan Balap Karung

Selain itu, untuk menyediakan akses terbuka terhadap karya intelektual institusi kepada khalayak umum demi menciptakan visibilitas global bagi hasil karya ilmiah institusi. 

"Kalau dulu perpustakaan menyimpan data-data khususnya karya ilmiah dosen dan mahasiswa dalam bentuk fisik atau hardcopy. Metode itu adalah cara lama yang kurang efektif, di era digital ini, Perpustakaan Unwira juga ikut merubah cara kerja dari yang manual menuju cara baru yang lebih efektif, " ujarnya. 

Kepala Bagian Teknis Perpustakaan Unwira, Inggrit J. Palang Ama, S.T, M.M yang menjadi salah satu pemateri menjelaskan kepada para peserta tentang cara mengunggah skripsi atau tesis yang baik dan benar. 

Ini adalah angkatan pertama yang mengunggah skripsi atau tesis secara mandiri, saya mengharapkan kedepan para mahasiswa tidak salah lagi dalam proses pengunggahan, " pintanya. 

Baca juga: Kuliah Umum di Unwira Kupang, Ketua MK Anwar Usman: Karier Saya Mulai dari Atambua

Apabila ada kebimbangan dalam proses pengunggahan, para mahasiwa bias bertanya lewat group WA atau Telegram yang sudah disiapkan, sehingga diharapkan kegiatan ini memberikan pencerahan demi perkembangan Peprustakaan Unwira ke depan, " tambahnya. (*)

Berita Universitas Widya Mandira lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved