Berita Kota Kupang Hari Ini

Pemkab Sabu Raijua Apresiasi Kadin NTT Pasarkan Ratusan Ton Garam Sabu

Garam dari Sabu yang terkenal dengan Garam Premium ini memang akan diolah untuk dihaluskan kemudian di pasarkan ke pasar Nasional.

Editor: Rosalina Woso
DOKUMENTASI PRIBADI BOBBY LIANTO/KADIN NTT
GARAM- Ratusan Ton Garam diberangkatkan dari Sabu Raijua menggunakan Tol Laut sebanyak 7 Kontainer pada Rabu, 29 Juni 2022. Satu kontainer bermuatan karung garam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua mengapresiasi kerja Kadin NTT memasarkan Garam Sabu.

Sementara Bupati Kabupaten Sabu Raijua,Drs.Nikodemus N. Rihi Heke,M.Si menyampaikan terima kasih kepada PT Kran Jaya Mandiri Semarang yang sudah mengangkut 100 lebih ton garam Sabu Raijua.

"Dengan adanya pembelian ini tentu memberikan motivasi bagi kami di Sabu Raijua terutama para petambak untuk lebih giat lagi dalam berproduksi,"ungkapnya dalam pesan suara yang diterima Pos Kupang pada Jumat,1 Juli 2022.

Baca juga: Bangkai Ikan Paus Terdampar di Pantai Sabu Raijua NTT

Pemerintah kabupaten Sabu Raijua juga sementara memperbaiki tambak garam yang rusak akibat dari angin puting beliung pada 2019 dan badai Seroja pada 2021.

Sepanjang tahun itu pula Sabu Raijua diterpa pandemi Covid-19 mulai 2020 sehingga perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan untuk tambak garam belum sempat direalisasikan karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Pada 2022 Pemkab Sabu Raijua mulai melakukan perbaikan dan sudah siap untuk berproduksi beberapa tambak yang sudah diperbaiki serta akan berlanjut dengan perbaikan-perbaikan pada tambak-tambak yang lain.

"Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk mendorong meningkatkan produksi garam di Kabupaten Sabu Raijua,"harap Nikodemus. 

Ratusan Ton Garam diberangkatkan dari Kabupaten Sabu Raijua menggunakan Tol Laut sebanyak 7 Kontainer,pada Rabu, 29 Juni 2022, ini sesuatu hal yang spesial karena menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Sabu Raijua, Lagabus Pian bahwa sudah dalam waktu yang lama Garam Sabu tidak bisa di pasarkan ke Jawa dan 2 minggu kemudian akan ada lagi pengiriman berikut Garam Sabu ke Jawa (Pati Jawa Tengah). 

Baca juga: Warga Sabu Raijua Tidak Merasakan Getaran Gempa

Usack Benu sebagai Wakil Ketua Kadin NTT Bidang Investasi dan Maritim mengatakan bahwa pada 2016,sebagai Putra Daerah pernah membeli secara reguler Garam Sabu tetapi karena kendala infrastruktur dan transportasi yang tidak bisa dikendalikan secara baik maka pembelian berhenti selama bertahun-tahun. 

"Sudah 4 bulan ini saya kembali berkomunikasi intens dengan Bupati, Kadis Perindag, DPRD Sabu Raijua dan juga Pengusaha Muda Sabu yaitu teman-teman dari HIPMI untuk mencari solusi untuk hal ini. Memang solusi yang di dapatkan belum maksimal tetapi karena kami bisa menjalin kerja sama dengan Investor dan puji Tuhan bisa bersedia membuka PO 1.000 Ton, maka sejak kemarin kami perdana membeli kembali Garam Sabu kemudian hari ini resmi di berangkatkan dari Sabu menuju Surabaya,"terang Usack.

Garam dari Sabu yang terkenal dengan Garam Premium ini memang akan diolah untuk dihaluskan kemudian di pasarkan ke pasar Nasional. 

"Ada rencana dari kami akan membuat Pabrik pengolahan dan gudang di Sabu atau di Kupang kedepannya. Sebenarnya investasinya tidak begitu besar dan saya mengajak teman-teman pengusaha NTT mari bergabung untuk kita mengelola SDA NTT yang terkenal kualitasnya di pasar Nasional. Jangan kita hanya menyuplai dan kemudian SDA kita di-branding dengan merek luar kemudian dipasarkan kembali ke NTT,"tambah Usack.

Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto mengatakan ratusan ton garam yang terangkut merupakan buah kerja Kadin NTT untuk memasarkan salah satu  Sumber Daya Alam(SDA) terbaik NTT dan Ke depannya selama 2022 menargetkan akan ada 1.000 Ton garam Sabu harus terangkut ke Jawa.

"Saya berterima kasih untuk Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk supportnya dan semoga kerja sama ini dapat mendorong kebangkitan Ekonomi di Sabu Raijua dan NTT pada umumnya,"harap Bobby.

Lanjut Bobby, NTT Harus bangkit dan kebangkitan NTT harus dimulai dari kebangkitan ekonomi setiap Daerah.

Memasarkan garam Sabu merupakan awal mulai Kadin NTT bergerak untuk Sabu dan bersama Pemerintah Sabu Raijua akan berkolaborasi mengatasi tantangan yang ada agar SDA dapat dikelola dan dipasarkan lebih baik kedepannya.(*)

Berita Kota Kupang lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved