Berita TTU Hari Ini

Saksi Pastikan Tidak Ada Aksi Pengeroyokan Terhadap Pelaku Penikaman di Desa Naob TTU

korban kemudian berdansa dengan pasangannya. Sementara pelaku masih menyempatkan diri untuk menunjuk korban.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON 
TKP - TKP Penikaman terhadap warga oleh Oknum ASN di Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Salah seorang saksi mata dugaan penikaman terhadap seorang warga Desa Nibaaf, Kecamatan Noemuti  oleh oknum ASN di Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur TTU, Antonius Piriz (22) memastikan, tidak ada aksi pengeroyokan terhadap Willy Kase (Oknum ASN) pasca yang bersangkutan melancarkan aksinya menggunakan sebilah pisau yang sudah disiapkan.

Antonius Piriz mengisahkan, pada mulanya orang-orang yang hadir di acara kumpul keluarga tersebut sedang berdansa ria. 

"Mereka dansa wals, tidak sengaja juga sempat senggol Kaki. Mungkin si pelaku tidak terima jadi, pokoknya dia langsung marah terus dia tunjuk-tunjuk, pelakunya di situ, korbannya di sini," ujar Antonius Piriz saat ditemui POS-KUPANG.COM, Senin, 27 Juni 2022 sore di rumah pemilik acara.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Candra Purwanto di Kabupaten Belu

Pasca pergantian lagu dansa, lanjutnya, korban kemudian berdansa dengan pasangannya. Sementara pelaku masih menyempatkan diri untuk menunjuk korban.

Melihat hal itu, saksi kemudian mendatangi oknum ASN tersebut dengan tujuan untuk mendamaikan mereka. Namun, yang bersangkutan tidak menginginkan hal itu.

Saksi Antonius menerangkan, dirinya juga mendatangi korban untuk meminta kedua bela pihak berdamai. Tetapi korban bingung dengan ajakan damai tersebut.

Pasalnya, korban merasa bahwa dirinya tidak terlibat persoalan apapun dengan pelaku.

Saksi kemudian bergegas menuju operator sound untuk menutup acara dansa tersebut. 

Baca juga: Khawatir Biaya Meningkat, Anak  Korban Penganiayaan dan Penikaman di TTU  Putuskan Keluar dari RS

Ketika saksi sedang meminta operator sound mematikan musik, pelaku kemudian bergegas menuju pelaku yang sedang berdansa dan menikamnya di bagian pinggang.

Ia mengakui bahwa, oknum ASN tersebut menikam korban dari belakang, ketika korban sedang berdansa dengan pasangannya.

Seketika korban kemudian jatuh ke arah depan.

Lebih lanjut disampaikan Antonius, pasca oknum ASN tersebut melancarkan aksinya, korban sempat melakukan pembelaan diri dengan berusaha membalikkan menghadap pelaku ketika terjatuh di tanah.

Pelaku kembali mengarahkan pisau tersebut menuju tubuh korban menikamnya di bagian paha.

Setelah peristiwa tersebut, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi bersama beberapa orang temannya. (*)

Berita TTU lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved