Berita Kupang Hari Ini

Warga Babau Kecewa Pemerintah Kabupaten Kupang Belum Normalisasi Sungai

Masyarakat RT 35 RW 008 Kelurahan Babau kecewa karena pemerintah belum kunjung merealisasikan janji mengeruk dan menormalisasi sung

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK AMTIM
Evakuasi mobil yang terjebak banjir di sungai Noel Fael di desa Nunuanah Kecamatan Amfoang  Timur Kabupaten Kupang. 

Warga Babau Kecewa Pemerintah Kabupaten Kupang Belum Normalisasi Sungai

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Masyarakat RT 35 RW 008 Kelurahan Babau kecewa karena pemerintah belum kunjung merealisasikan janji mengeruk dan menormalisasi sungai di wilayah mereka.

Anis Liwar salah satu warga, Rabu 22 Juni 2022 mengaku sudah setahun lebih sejak badai seroja pemerintah Kabupaten Kupang menjanjikan untuk segera menormalisasi sungai di belakang rumah mereka tersebut.

Bahkan kata dia beberapa waktu lalu Bupati Kupang pernah turun dalam kunjungan biasa di 8 rumah yang terdampak badai seroja berjanji untuk segera mengeruk sungai yang sudah mendangkal.

Namun seiring waktu berlalu janji tersebut belum direalisasikan pemerintah.

Memang dia mengakui saat ini debut air sudah berkurang dan tidak beresiko, tetapi bila suatu saat hujan deras tuba maka air lansung meluap dan bisa naik sampai di belakang rumah mereka.

"Waktu setelah bencana kami dijanjikan sekitar bulan Oktober tahun lalu katanya tidak jadi lau janji lagi bulan Mei tahun 2022 tapi ini sudah lewat, terus terang kami sewaktu hujan takut karena sudah dangkal sehingga hujan biar tidak lama pasti air naik," ungkapnya.

Dia berharap kepada pemerintah yang tugasnya melakukan normalisasi sunga sehingga bila nanti musim penghujan  datang mereka tidak perlu terlalu takut lagi bila sungai meluap.

Beberapa waktu lalu Kepala Dinas PUPR Joni Nomseo pernah berjanji untuk menormalisasi tiga sungai yang berada di Kabupaten Kupang yang pernah menyebabkan banjir.

Sungai-sungai tersebut yakni sungai yang berada di kelurahan Babau, di desa Raknamo, dan di desa Oesusu.

Ketiga sungai tersebut oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kupang, Joni Nomseo akan segera dinormalisasi karena mengalami penyempitan dan pendangkalan.

"Kita punya alat dan kita juga sudah ajukan ke BPBD untuk segera normalisasi sungai-sungai ini," jelas Nomseo, Kamis 31 Maret 2022.

Untuk normalisasi kata Joni membutuhkan biaya sebesar 20 juta rupiah karena alat berat adalah milik pemda dan hanya membutuhkan bahan bakar serta mobilisasi.(cr9)

Evakuasi mobil yang terjebak banjir di sungai Noel Fael di desa Nunuanah Kecamatan Amfoang  Timur Kabupaten Kupang.
 
Evakuasi mobil yang terjebak banjir di sungai Noel Fael di desa Nunuanah Kecamatan Amfoang  Timur Kabupaten Kupang.   (POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK AMTIM)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved