Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 16 Juni 2022: Doa Bapa Kami Adalah Pola Berdoa bagi Para Murid Yesus

Bisa saja dalam situasi apa pun, walau tanpa sadar kita mendaraskan Doa Yesus: Pater Noster, Bapa Kami, namun sungguh sesuai dengan strukturnya

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Ambros Ladjar 

Renungan Harian Katolik Kamis 16 Juni 2022: Doa Bapa Kami Adalah Pola Berdoa bagi Para Murid Yesus (Sirakh 48: 1-14; Mat 6: 7-15)

Oleh: RD. Ambros Ladjar

POS-KUPANG.COM - Doa merupakan sebuah komunikasi dimana kita manusia berdialog dengan Tuhan.

Dalam komunikasi itu, injil Matius memberikan kepada kita cara berdoa yang baik dan benar.

Pada akhirnya juga kita menerima orang lain sebagai sesama, sebab kita adalah anak Bapa yang sama.

Penerimaan itu dinyatakan dengan hati yang tulus mau memaafkan kekurangan mereka.

Berdoa yang tak kunjung putus sejatinya juga adalah nafas kehidupan orang beriman.

Bisa saja dalam situasi apa pun, walau tanpa sadar kita mendaraskan Doa Yesus: Pater Noster, Bapa Kami, namun sungguh sesuai dengan strukturnya yang teratur.

Kita menyadari posisi kita di hadapan Tuhan sebagai anak yang sungguh bergantung kepada Bapa-Nya.

Dari sebab itu kita semua yang seringkali mendengarkan firman-Nya, seharusnya juga total mencontohi cara hidup-Nya.

Sebab Ia sudah tunjukkan perbuatan nyata itu dalam Kitab Suci.

Jika demikian, maka kita pun wajib saling memaafkan satu sama lain sebagai penghayatan kita akan intisari Doa Bapa Kami.

Kita adalah makhluk ciptaan Tuhan. Hidup kita tak utuh, tak sempurna karena selalu jatuh bangun dalam kesalahan.

Walaupun demikian, kadang tanpa ada kesadaran dalam berdoa. Bisa saja kita juga berdoa tapi sudah ada apriori lebih dulu; apakah Tuhan dengar doa kita atau tidak.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved