Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 16 Juni 2022: Doa Bapa Kami

Doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus diawali dengan seruan Bapa Kami, yang menyatakan bahwa kita semua sungguh anak-anak Allah.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Eman Kiik Mau 

Renungan Harian Katolik Kamis 16 Juni 2022: Doa Bapa Kami (Mat 6:7-15)

Oleh: RD. Eman Kiik Mau

POS-KUPANG.COM - Santo Benediktus dalam peraturannya menulis demikian, "Hendaknya kita tahu bahwa kita didengarkan bukan karena banyaknya kata, melainkan karena murninya hati dan karena air mata penyesalan" (Peraturan Santo Benediktus 20:3).

Doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus diawali dengan seruan Bapa Kami, yang menyatakan bahwa kita semua sungguh anak-anak Allah.

Sebagai seorang Bapa, Allah sungguh-sungguh mengenal kita, bahkan sebelum berdoa pun Allah telah mengetahui harapan kita.

Doa Bapa Kami mengajarkan kepada kita untuk sungguh menaruh harapan pada Allah.

Ketergantungan kita pada Allah membawa kita pada doa yang sungguh murni, doa yang tidak lagi menggunakan banyak kata, doa yang sungguh keluar dari hati yang murni.

Memberikan hati kepada Allah berarti sungguh percaya akan Penyelenggaraan Ilahi. Sungguh percaya bahwa Allah akan memberikan apa yang kita perlukan.

Dalam hidup setiap hari, terkadang kita sering menuntut Allah dengan pelbagai macam permohonan. Kita mengeluarkan terlalu banyak kata hingga kita tidak memberi kesempatan kepada diri kita untuk mendengarkan apa yang Allah ingin sampaikan.

Hati atau batin yang tidak tenang menjadikan kita tidak peka akan suara Allah. Kita terlalu menuntut Allah agar segala permohonan kita terkabul.

Kita perlu ingat bahwa Bapa mengetahui apa yang kita perlukan sebelum kita meminta kepada-Nya.

Sebagai anak-anak Allah, kita harus menaruh kepercayaan kepada-Nya. Berdoalah dengan hati yang murni dan Allah akan memberikan yang terbaik kepada kita menurut kehendak-Nya.

Syukur kepada Tuhan atas berkat dan perlindungan-Nya dalam kegiatan persiapan dan penerimaan Sakramen Krisma di Paroki Santo Mikhael Webora, 13-15 Juni bagi 284 orang.

Perayaan Misa Krisma berjalan aman, lancar, tenang dan penuh hikmat. Umat Paroki Webora mencintai ketenangan, hening dan menghayati Ekaristi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved