Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 17 Juni 2022: Kekayaan Sejati

Pada ayat-ayat awal dalam teks ini, dikisahkan tentang hal yang berlawanan dalam kaitan dengan kekayaan duniawi vs kekayaan dalam Allah.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Hironimus Nitsae 

Kemudian para bentara masing-masing dengan senjata di tangan mengambil tempatnya di lambung kanan dan kiri rumah itu, dengan mengelilingi mezbah dan rumah itu untuk melindungi raja.

Sesudah itu Yoyada membawa putera raja itu ke luar, mengenakan jejamang padanya
dan memberikan hukum Allah kepadanya.

Mereka menobatkan dia menjadi raja serta mengurapinya, dan sambil bertepuk tangan berserulah mereka, "Hiduplah Raja!"

Ketika Atalya mendengar suara hiruk pikuk para bentara dan rakyat, pergilah ia ke rumah Allah untuk menemui rakyat.

Lalu dilihatnya raja berdiri dekat tiang menurut kebiasaan, sedang para pemimpin dengan para pemegang nafiri berada dekat raja.

Dan seluruh rakyat negeri bersukaria sambil meniup nafiri.

Maka Atalya mengoyakkan pakaiannya sambil berseru, "Khianat! khianat!"

Tetapi imam Yoyada memberi perintah kepada para kepala pasukan seratus
yaitu mereka yang mengepalai tentara, katanya, "Bawalah dia keluar dari barisan!

Siapa yang memihak dia, bunuhlah dengan pedang!"

Sebab sebelumnya Yoyada telah berkata, "Janganlah ia dibunuh di rumah Tuhan!"
Maka mereka menangkap Atalya.

Dan pada waktu ia masuk istana melalui pintu bagi kuda, dibunuhlah ia di situ.

Kemudian Yoyada mengikat perjanjian antara Tuhan dengan raja dan rakyat, bahwa mereka menjadi umat Tuhan; juga antara raja dengan rakyat.

Sesudah itu masuklah seluruh rakyat ke rumah Baal, lalu merobohkannya; mereka menghancurkan mezbah-mezbah dan patung-patung, serta membunuh Matan, imam Baal, di depan mezbah-mezbah itu.

Lalu Yoyada mengangkat penjaga-penjaga untuk rumah Tuhan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved