Unwira

Rektor Unwira, Pater Philipus Minta Waspada Tawaran Investasi Cepat Kaya dari Influencer 

Pater Philipus juga menyinggung mengenai skema ponzi dan binary option agar sebisanya dihindari oleh para mahasiswa

Penulis: Ray Rebon | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia, Risa Effennita Rustam memberikan cindera mata kepada Rektor Unwira Kupang, P. Philipus Tule, SVD. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Rektor Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang Pater Philipus Tulle, SVD menyampaikan agar waspada dari tawaran investasi yang belakangan sering bermunculan.

Pater Philipus dalam acara peresmian Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia-Unwira Kupang di Ballroom St. Hendrikus, Rabu 8 Juni 2022, meminta masyarakat terutama mahasiswa perlu lebih paham tentang ini agar tidak terjerumus dengan tawaran investasi ilegal dari para influencer media sosial. 

Menurut Pater Philipus edukasi menjadi dasar penting untuk membentuk investor pasar modal yang berkualitas dan terhindar dari praktek investasi yang tak masuk akal. 

Pater Philipus juga menyinggung mengenai skema ponzi dan binary option agar sebisanya dihindari oleh para mahasiswa. 

"Kita tahu orang yang benar-benar memahami soal investasi dan pasar modal, bukan dibohongi oleh para influencer seperti campaign yang tidak benar dan rasional," kata dia.

Pater  Philipus mengakui perlu adanya pengetahuan cukup untuk menghindari orang-orang yang mengiklankan atau merekomendasikan berbagai usaha investasi melalui media sosial.

"Seolah-olah itu menjadi cara untuk kaya dalam sekejap. Tidak jelas alasannya dan irasional. Dalam sebulan, triwulan, semester, uang selalu berlipat ganda," ungkap Pater Philipus.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kata dia, juga selalu mempublikasikan berbagai investasi bodong yang baiknya dijauhi oleh masyarakat terutama generasi muda yang ingin mengenal soal ini.

"Itu investasi bodong dan ini menjadi hal yang patut diwaspadai," kata dia.

Kegiatan literasi dan edukasi mengenai investasi dan pasar modal digital perlu terus diperluas yang mana sebagai usaha menyadarkan mahasiswa soal berinvestasi yang benar.

Menurutnya, mahasiswa Unwira Kupang  memang memiliki potensi ke depan sebagai investor muda sehingga perlu pengetahuan sejak dini mengenai investasi dan pasar modal. 

Di lain sisi, kata dia, hal ini untuk merubah pula pola pikir masyarakat yang mudah terpengaruh oleh investasi bodong.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved