Berita TTU Hari Ini

Lagi, Malaysia Pulangkan Jenazah PMI Non-prosedural Asal Kabupaten TTU, INi Datanya

Negari Jiran Malaysia kembali memulangkan satu jenazah PMI asal Desa Oemenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.CON/Istimewa
Paspor Gaudensia Obe 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Negari Jiran Malaysia kembali memulangkan satu jenazah PMI asal Desa Oemenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, Senin, 06/06/2022, jenazah PMI Ilegal bernama Gaudensia Obe ini tiba di Kargo Bandara EL Tari, Jl. Adi Sucipto, Kota Kupang, Provinsi NTT pada, Sabtu, 04/06/2022.

Gaudensia Obe meninggal dunia pada 25 Mei 2022, pukul 13.00 waktu setempat di 04-406 Blok 17, Jalan Stulang Laut Johor Bahru dengan penyebab kematian Pneumonia (Peradangan Paru - Paru).

Jenazah Gaudensi Obe dipulangkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GA-448) dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Turut ambil bagian dalam penjemputan jenazah tersebut yakni  Staf UPT BP2MI Provinsi NTT (Steven), Kongregasi Penyelenggara Ilahi (Suster Laurentina SDP), Pdt. Ina Bara Pah beserta ahli keluarga almahrum.

Pasca tiba di Cargo Bandara EL Tari Kupang,  Jenazah Gaudensia Obe kemudian diperiksa oleh pihak Bea Cukai, Bandara El Tari Kupang. 

Baca juga: Turnamen Pramusim: Jadwal Grup C Piala Presiden 2022, Persebaya Bentrok Bhayangkara FC Laga Pembuka

Peti jenazah PMI tersebut selanjutnya, diusung ke dalam mobil ambulance menuju Desa Oenenu Selatan, Kabupaten TTU.

Saat diwawancarai, Kadis Nakertrans Kabupaten Timor Tengah Utara, Simon Soge membenarkan adanya pemulangan jenazah PMI Non-prosedural asal Kabupaten TTU ini.

Nakertrans TTU, kata Simon, telah melakukan sosialisasi dan pencerahan kepada keluarga korban dan masyarakat Kabupaten TTU untuk tidak menjadi pekerja Non-prosedural.

Pasalnya, apabila PMI Non-prosedural yang bekerja di Malaysia meninggal dunia, segala hak-hak selama bekerja di Negara Malaysia sulit diperoleh.

"Karena Non-prosedural. Apalagi hak-hak dia yang mengenai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan itupun dia tidak mendapatkan," ungkapnya.

Dikatakan Simon, Pemerintah Kabupaten melalui Nakertrans TTU mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk melakukan sosialisasi di setiap desa yang masuk dalam zona rawan PMI Non-prosedural.

Kecamatan yang terkategori zona rawan yakni Kecamatan Biboki Anleu, Insana Barat dan Miomaffo Barat.

Selain itu, Pemda TTU juga bekerja sama gugus tugas pencegahan melalui dan pihak penegak hukum untuk melakukan pengawasan penuh terhadap pintu laut maupun darat. (*)

Paspor Gaudensia Obe
Paspor Gaudensia Obe (POS-KUPANG.CON/Istimewa)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved