Laut China Selatan

Jet Tempur China Dibanting Karena Manuver Berbahaya di Dekat Pesawat Pengintai Australia

Australia mengatakan pihaknya menyuarakan keprihatinannya ke Beijing 'melalui saluran yang tepat'

Editor: Agustinus Sape
GETTY IMAGES
Seorang pilot China dituduh memotong di depan pesawat pengintai Australia. 

Jet Tempur China Dibanting Karena Manuver Berbahaya di Dekat Pesawat Pengintai Australia

Australia mengatakan pihaknya menyuarakan keprihatinannya ke Beijing 'melalui saluran yang tepat'

POS-KUPANG.COM - Pihak berwenang Australia menuduh seorang pilot jet tempur China melakukan "manuver berbahaya" di dekat salah satu pesawat pengintainya di Laut China Selatan.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan pesawat pengintai maritim P-8 Angkatan Udara Australia dicegat oleh pesawat tempur J-16 China selama “kegiatan pengawasan maritim rutin” di wilayah udara internasional di wilayah tersebut pada 26 Mei 2022.

Pesawat China dilaporkan melepaskan suar dan memotong di depan pesawat pengintai Australia.

“Pencegatan itu menghasilkan manuver berbahaya yang menimbulkan ancaman keselamatan bagi pesawat P-8 dan awaknya,” kata Albanese, seraya menambahkan bahwa pemerintahnya telah menyatakan keprihatinannya kepada Beijing “melalui saluran yang tepat”.

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan pesawat China terbang sangat dekat di depan pesawat RAAF dan melepaskan "seikat sekam" yang berisi potongan-potongan kecil aluminium yang tertelan ke dalam mesin pesawat Australia.

"Jelas ini sangat berbahaya," katanya kepada ABC.

Australia sebelumnya telah menyatakan bersama AS bahwa klaim China di sekitar pulau-pulau yang diperebutkan di Laut China Selatan tidak sesuai dengan hukum internasional.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian pertahanan Australia mengatakan bahwa, selama beberapa dekade, pihaknya telah melakukan pengawasan maritim di kawasan itu dan “melakukannya sesuai dengan hukum internasional, menggunakan hak atas kebebasan navigasi dan penerbangan di perairan dan wilayah udara internasional”.

China belum mengomentari tuduhan itu.

Pengaruh China yang meningkat di Pasifik dalam beberapa tahun terakhir, yang datang sebagai akibat dari upayanya mencari kesepakatan keamanan regional dengan negara-negara Kepulauan Pasifik, telah membuat hubungannya dengan Australia semakin tegang.

Itu terjadi setelah Australia menuduh kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat mengarahkan laser ke salah satu pesawat patroli maritimnya pada Februari lalu.

Pesawat PLA Lakukan pengintaian jarak dekat

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved