Selasa, 21 April 2026

Berita NTT Hari Ini

Konjen Australia Bali Kunjungi Politani Kupang, Ini Yang Dibahas

kehadiran Madam Anthea Griffin disambut langsung oleh Direktur Politani Kupang Thomas Lapenangga beserta seluruh jajaran

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
POSE BERSAMA - Konsulat Jenderal Australia Bali, NTB, NTT Madam Anthea Griffin (Tengah) dengan Direktur Politani Kupang Thomas Lapenangga serta para Wadir dan dosen pose bersama. Gambar diabadikan pada Kamis 19 Mei 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Konsulat Jenderal (Konjen) Australia Bali, NTB dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Madam Anthea Griffin berkesempatan mengunjungi kampus Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kamis 19 Mei 2022.

Bertempat di gedung Community Center Politani Kupang, kehadiran Madam Anthea Griffin disambut langsung oleh Direktur Politani Kupang, Thomas Lapenangga beserta seluruh jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Konjen melakukan diskusi bersama Direktur dan beberapa dosen Politani Kupang, yang membahas terkait kelanjutan kerja sama antara Politani dengan beberapa universitas di Australia yang sebelumnya telah terjalin.

Dalam jalannya diskusi, Thomas Lapenangga menyampaikan bahwa sebelumnya pada tahun 2019 telah terjalin kerja sama antara Politani Kupang dan beberapa universitas di Australia. Akibat pandemi, kerja sama tersebut belum terlaksana secara baik.

"Rencana kerja sama kemarin yang terputus karena covid semoga bisa terjalin kembali demi pengembangan kampus Politani Kupang, " ungkapnya.

Baca juga: PT. Zoetis Animalhealth Indonesia Beri Bantuan Beasiswa Bagi Mahasiswa Politani Kupang

Oleh karena itu, Thomas berharap dengan kehadiran Konjen ke Politani, kerja sama antara kedua pihak dapat kembali terjalin, terutama bagi mahasiswa dan alumni Politani Kupang agar bisa magang dan bekerja di Australia.

Sementara itu Anthea Griffin mengatakan, kerja sama antara Indonesia dan Australia sangat luas termasuk bidang pertanian. Untuk itu, Konjen Australia wilayah Bali dan Nusa Tenggara ingin lebih menekankan kerja sama antar lembaga
terkhusus bagi mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan diri.

Dengan kembali dibukanya border Indonesia dan Australia, Anthea berharap pengajar dan mahasiswa Indonesia terkhusus dari Politani Kupang dapat kembali menempuh studi dan riset di Australia.

Untuk mendukung hal tersebut, Australia telah menyiapkan beberapa program salah satunya adalah Australia Awards yang merupakan beasiswa transformasional dan kursus singkat yang prestisius.

Program ini ditawarkan kepada para pengajar dan mahasiswa dari negara berkembang untuk melakukan studi, penelitian dan pengembangan profesional di Australia, sehingga saat kembali ke Indonesia dapat berkontribusi pada pembangunan, kemakmuran, dan ketahanan negara.

Baca juga: Politani Kupang Lepas 161 Wisudawan, Ini Harapan Direktur 

"Kami sangat menyambut baik apabila pelajar maupun pengajar dari Indonesia terkhusus NTT mengikuti program Australia Awards ini. Karena selain jenjang S1 dan S2, ada juga program jangka pendek, " jelas Anthea Griffin.

Selain itu, lanjut Anthea, ada juga program khusus di bidang peternakan bagi mahasiswa yang ingin magang di Australia selama sepuluh minggu.

Semua program tersebut pastinya tidak akan berjalan mulus sebab ini merupakan kerja sama antar negara. Karena itu, Anthea meminta pihak Politani Kupang terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan institusi yang bersangkutan, sebab pihak Konjen hanya sebagi fasilitator.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak Politani Kupang akan mengkomunikasikan lebih lanjut dengan institusi yang membidangi.

"Follow up dari sini kita akan mengkomunikasikan lebih dalam terhadap program seperti training di bidang peternakan, magang mahasiswa, pelatihan jangka pendek, kita akan hubungi lembaga yang mengelola itu, " jelas Wadir IV Politani Kupang Melinda Moata.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved