Berita Kupang Hari Ini

Dorong Budaya Literasi, Anita Gah Tantang Kades Bangun Perpustakaan Desa

NTT merupakan salah satu provinsi dengan tingkat literasi yang rendah maka harus didorong

Penulis: Ray Rebon | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Anggota DPR RI, Anita Jacoba Gah saat melakukan kegiatan Reses di pantai Oesina, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Pemerintah Desa di Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang ditantang oleh Anggota DPR RI, Anita Jacoba Gah untuk membangun perpustakaan atau taman baca untuk meningkatkan literasi di desa masing-masing.

"Membuka perpustakaan di setiap desa menjadi program pemerintah dan memiliki anggaran khusus, kami menyiapkan media pendukung lainnya demi memajukan niat membaca masyarakat," tantangan ini disampaikan Anita Jacoba Gah, kepada para Kades dan Lurah saat mengikuti kegiatan reses anggota DPR RI di destinasi wisata Pantai Air Cina, Selasa 10 Mei 2022.

Kepada Pos-Kupang.Com, Rabu 11 Mei 2022, anggota DPR RI di Komisi X ini menyampaikan pihaknya kembali menyelenggarakan kegiatan rutin sebagai DPR di wilayah tersebut.

"Dua tahun silam saya datangi wilayah itu dan hari ini saya kembali lagi untuk menyerap dan mendengar hal-hal yang sudah dikerjakan pemerintah dan yang masih menjadi pergumulan bapak ibu semua," ungkap Anita.

Baca juga: Hepatitis Akut Renggut Nyawa Bocah di Medan, Satu Bayi Suspek

Anita menyampaikan sesuai dengan bidang atau Komisinya yakni Komisi X, ada empat mitra kerjanya diantaranya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Perpustakaan Nasional.

Lanjut dikatakan Anita, terkusus untuk bidang Perpustakaan Nasional terdapat program pembentukan perpustakaan di desa sehingga kedepan pemerintah desa ditantang untuk membangun perpustakaan agar bisa mengajak masyarakat lebih banyak meluangkan waktu membaca. 

Menurut Anita, NTT merupakan salah satu provinsi dengan tingkat literasi yang rendah maka harus didorong mulai dari tingkat paling bawah. 

"Saya minta dan memberikan tantangan kepada kepala desa masing-masing untuk membentuk perpustakaan desa," kata dia.

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Astri dan Lael, Terdakwa Randy Badjideh Dijerat Pasal Berlapis

"Untuk kebutuhan perpustakaan tersebut nanti kita koordinasi agar mengisi sumber-sumber buka karena kita ingin literasi harus dibangun dari desa," sambungnya.

"Bagaimana kita mau pintar kalau kita sendiri tidak membaca. Dengan membaca kita dapat memahami banyak hal," sebutnya. 

Selain itu, politisi perempuan dari partai Demokrat ini meminta kepada kaum perempuan di desa agar dapat mengembangkan kreatifitas individu maupun kelompok sehingga bisa menarik banyak pengunjuk ketika hendak ke lokasi wisata atau kebutuhan lainnya.

Dalam momen Reses tersebut, Anita banyak menyerap berbagai persoalan lain masyarakat baik dari bidang pendidikan, Infrastruktur, kebutuhan air dan pariwisata.

Baca juga: Megawati Ikut Nonton Drakor dan K-Pop, Menangis Saat Terima Gelar Profesor Kehormatan

"Saya tidak ingin adanya anak-anak putus sekolah disini, karena pemerintah telah menyediakan anggaran melalui program yang sudah disediakan," bebernya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved