Berita Kupang Hari Ini

Lurah Naikoten 1 Kota Kupang Minta Perlu Diberi Sanksi Kepada Penunggak Dana PEM

Lurah Naikoten 1, Budi Imanuel Izac, SH, meminta adanya aturan khusus dan juga panismen (Hukuman) kepada penunggak yang terlambat mengembalikan dana P

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Vinsen Huler
Lurah Naikoten 1 Kupang, Budi I. Izaack di ruang kerjanya, Rabu (28/5/2020) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Lurah Naikoten 1, Budi Imanuel Izac, SH, meminta adanya aturan khusus dan juga panismen (Hukuman) kepada penunggak yang terlambat mengembalikan dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) agar penyaluran dana selanjutnya dapat berjalan dengan baik. 

Hal ini dipicu karena masih ada beberapa warga yang dinilai menyepelekan masalah ini. Padahal sebenarnya pemerintah telah memberi suatu kemudahan dengan memberikan pinjaman modal kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha salah satunya melalui dana PEM. 

"Saya kira harus ada satu aturan yang dapat  memberikan efek untuk penunggak entah aturan itu bersifat hukuman, atau penyitaan barang, ini bertujuan untuk memberikan efek jerah kepada mereka yang meminjam agar tidak menunggak berlama-lama," Ujar Budi Izac saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 9 Mei 2022.

Dengan adanya aturan yang mengatur tentang itu, menurut Budi Izac, dapat memotivasi masyarakat agar bisa melakukan pengembalian dana PEM sebelum tanggal jatuh tempo yang telah disepakati. 

Baca juga: Hari Pertama Masuk Liburan Lebaran, Pemkot Kupang Sidak ASN

Sebab menurutnya, jika masalah ini terus terjadi dapat berdampak kepada masyarakat lain yang juga ingin menerima dana PEM. 

"Contoh, kalau ada salah satu peminjam yang lancar dalam pengembalian sebelum jatuh tempodengan tujuan untuk mereka bisa pinjam lagi, tetapi karena kendala dengan warga lain menunggak sehingga mereka menjadi korban, padahal mereka sebenarnya membutuhkan uang tambahan untuk mengembangkan usaha mereka, sebab dana PEM ini bersifat kolektif, " jelas dia. 

Budi Izac menambahkan, dana PEM memiliki banyak kelebihan salah satunya masyarakat tidak dibebankan dengan bunga seperti halnya meminjam di Bank atau Koperasi. Oleh karena itu jika dikelola secara baik tentu akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat itu sendiri. 

"Kalau pinjam Rp 10 Juta ya kasih kembali tetap Rp 10 Juta tidak ada bunga, itu salah satu kelebihan dana PEM, " ungkapnya. 

Lebih lanjut dikatakan, penyaluran dana PEM di Kelurahan Naikoten 1 sejauh ini berjalan baik, hanya terjadi sedikit kendala dalam pengembalian dan tersebut. 

"Sejauh ini berjalan baik, namun hanya ada beberapa warga yang belum tertib dalam pengembalian dana tersebut, " tutupnya (*) 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved