Berita Sumba Barat Hari Ini

Dinkes Sumba Barat Siap Sosialisasikan Gejala Hepatitis Akut Kepada Masyarakat

Dinas Kesehatan Sumba Barat adalah melakukan sosialisasi tentang gejala-gejala penyakit hepatitis akut

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kadis Kesehatan Sumba Barat, drg Bonar B Sinaga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan pihaknya selalu mempedomani petunjuk pemerintah pusat.

Untuk saat ini, langkah yang dapat dilakukan adalah mensosialisasikan gejala-gejala penyakit hepatitis akut kepada masyarakat. Hal itu agar masyarakat mengerti, mengenal dan memahami sehingga dapat mencegah diri dan keluarga tertular penyakit hepatitis misterius mematikan itu.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Agroteknologi Faperta Undana Gelar Bakti Sosial di Bakunase II

Demikian penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga melalui telepon selulernya, Sabtu 7 Mei 2022  ketika menjawab pertanyaan terkait langkah pemerintah mempersiapkan masyarakat menghadapi penyakit hepatitis akut yang mulai menyerang masyarakat indonesia.

Menurutnya, langkah pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan Sumba Barat adalah melakukan sosialisasi tentang gejala-gejala penyakit hepatitis akut agar masyarakat memahaminya. Berikut gejala-gejala awal penyakit hepatitis akut  seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan demam ringan.

Baca juga: Paul Merson Beri Peringatan Erik ten Hag Tentang Cristiano Ronaldo di Man United

Bila warga menderita gejala-gejala penyakit seperti itu maka segera membawa pasien tersebut ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan  pertolongan. Langkah cepat membawa pasien ke puskesmas atau rumah sakit guna secara dini ditangani. Jangan dibiarkan pasien berlama-lama di rumah baru dibawa ke rumah sakit.

Pihaknya juga telah meminta seluruh puskesmas dan tenaga kesehatan yang ada untuk mensosialisasikan gejala-gejala penyakit hepatitis akut kepada masyarakat agar masyatakat secepatnya mengenali gejala itu. Dengan demikian, masyarakat bisa mencegahnya.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved