Ramadhan 2022

Selamat Idul Fitri 2022, Begini Sejarah Masuknya Islam di Nusantara, Kamu Wajib Tahu

Menurut M.C. Ricklefs, penyebaran agama Islam di nusantara adalah proses yang sangat penting.

Editor: maria anitoda
(Pinterest/zazzle.com)
Gambar ucapan selamat Idul Fitri. (Pinterest/zazzle.com) 

Diskusi tentang asal kedatangan Islam, pembawanya, dan waktu kedatangannya kemudian melahirkan banyak teori.

Berikut empat teori yang bisa jelaskan sejarah awal mula masuknya Islam di Nusantara.

1. Teori Cina

Teori ini mengemukakan bahwa pada abad ke-9 Masehi banyak muslim Cina di Kanton dan wilayah Cina Selatan yang mengungsi ke Jawa, Kedah, dan Sumatera.

Alasannya, pada masa Huan Chou terjadi penumpasan terhadap penduduk dari dua wilayah tersebut yang mayoritas beragama Islam.

2. Teori India

Teori masuknya Islam menurut pendapat para sarjana dari barat mengatakan bahwa islam masuk ke nusantara melalui India.

Teori ini dikenal dengan Teori India atau Teori Gujarat.

Teori India atau Teori Gujarat pertama kali dikemukakan oleh Pijnappel dari Universitas Leiden.

Menurut Pijnappel, orang-orang Arab bermazhab Syafi'i yang bermigrasi dan menetap di wilayah India lah yang membawa Islam ke Indonesia.

Teori ini kemudian dikembangkan oleh Snouck Hurgronje, yang menyatakan bahwa saat Islam mempunyai pengaruh kuat di kota-kota India Selatan, banyak muslim Dakka yang menjadi pedagang perantara dalam perdagangan antara Timur Tengah dan Indonesia.

Mereka dipercaya yang pertama kali menyebarkan Islam ke Kepulauan Melayu, baru kemudian diikuti oleh orang-orang Arab.

Hurgronje juga menyebut bahwa penyebaran Islam di nusantara bermula pada abad ke-12.

Pendapat Hurgronje didukung adanya inskripsi tertua tentang Islam di Sumatera yang mengindikasikan hubungan antara Sumatera dan Gujarat.

Sumatera Utara khususnya Pasai juga disebut dalam kisah perjalanan seorang musafir Maroko bernama Ibn Battuta sebagai tempat yang penting bagi rekonstruksi perkembangan Islam di Kepulauan Sumatera.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved