Liga 2
Skuad Bumi Cendrawasih Mutiara Hitam Persipura Berharap Bank Papua dan Freeport Indonesia Sponsor
Persipura Jayapura berharap tidak akan kehilangan kucuran dana sponsor dari Bank Papua dan PT Freeport Indonesia pada kompetisi Liga 2 mendatang.
POS-KUPANG.COM - Persipura Jayapura berharap tidak akan kehilangan kucuran dana sponsor dari Bank Papua dan PT Freeport Indonesia pada kompetisi Liga 2 mendatang.
Meski pun begitu, manajemen klub berjuluk Mutiara Hitam ini masih perlu mengajukan proposal penawaran baru kepada dua perusahaan penyokong dana sponsor tersebut.
Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano mengatakan, pihak manajemen klub juga sudah melakukan rapat internal untuk membahas sponsor ini.
“Kita sudah bertemu dengan manajer dan langkah pertama kita lebih untuk ke sponsor, PT Freeport Indonesia, Bank Papua, dan juga sponsor yang lainnya,” kata pria yang akrab disapa BTM itu, Rabu (27/4/2022).
Setelah berhasil menggaet sponsor, BTM melanjutkan, manajemen klub bakal segera mengikat kontrak para pemain, sekaligus menunjuk pelatih baru.
“Kita akan segera melakukan kontrak pemain dan juga mencari pelatih, serta asisten manajer,” lanjutnya.
Sebelumnya, Bank Papua telah memastikan akan tetap menjadi sponsor Persipura, walau pun klub kebangaan masyarakat Tanah Papua ini harus berkiprah di kasta kedua sepak bola Tanah Air.
Baca juga: Liga 2: Mutiara Hitam Persipura Degradasi Liga 2, Bank Papua Belum Pastikan Besaran Dana Sponsor
Kepastian ini dikatakan langsung oleh Direktur Utama Bank, F. Zendrato, saat menjamu kunjungan manajer Persipura, Yan Permenas Mandenas, di kantor pusat Bank Papua, Kota Jayapura, Papua, belum lama ini.
“Pada prinsipnya Bank Papua tetap bekerjasama dengan Persipura, tetapi kita kan ada kajian-kajian lagi lebih lanjut yang nanti kita pertimbangkan,” ujar F. Zendrato.
Kendati demikian, Bank Papua sendiri masih belum menentukan besaran dana sponsor yang akan diberikan kepada Persipura.
Sebab, selain Persipura, Bank Papua juga menjadi sponsor bagi PSBS Biak dan Persewar Waropen, dua klub asal Bumi Cenderawasih yang juga berlaga pada kompetisi Liga 2.
“Jadi tidak bisa kita katakan sekarang, besarnya (nominal) segini, segini, nanti kita lihat proposalnya,” tutupnya. (*)
