Berita NTT Hari Ini

Diduga Menimbun Minyak Goreng, Ricky Ekaputra Foeh: Pelaku Harus Dihukum Berat

Tetapi kenaikan itu setidaknya jangan terlalu berlebihan sehingga membuat daya beli masyarakat itu tidak mampu.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.PRIBADI
Ricky Ekaputra Foeh.,MM, Dosen Administrasi Bisnis UNDANA Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dosen Administrasi Bisnis FISIP Undana Kupang Ricky Ekaputra Foeh menyampaikan pendapatnya mengenai dugaan penimbunan minyak goreng oleh oknum pedagang.  

Dugaan penimbunan minyak goreng yang sesuai temuan Kejati saya kira pelakunya harus dihukum berat. Sebab, sangat-sangat merugikan masyarakat kecil.

Oleh karena itu, ini harus diadakan penegakan hukum supaya memberikan efek jerah bagi pelaku dan mereka yang terlibat dalam penimbunan minyak goreng ini.

Untuk Disperindag ini, sehubungan dengan  mencegah kenaikan harga minyak goreng yang tinggi, saya kira perlu melakukan fungsi kontrol supaya tidak terjadi lonjakan harga menjelang lebaran.

Perlu, diadakan inspeksi ke pasar dan ritel yang ada untuk mencegah terjadi lonjakan harga minyak goreng. Dan bukan hanya minyak goreng tapi kebutuhan bahan pokok yang lain. Karena jelas- jelas, dengan harga yang naik tinggi itu sangat merugikan masyarakat itu.

Baca juga: Program BI Yes Konsen Bantu UMKM di NTT untuk Naik Kelas

Biasanya memang kenaikan harga menjelang idul Fitri itu normal dan biasa terjadi. Selama ini demikian. Tetapi kenaikan itu setidaknya jangan terlalu berlebihan sehingga membuat daya beli masyarakat itu tidak mampu.

Kemudian, pedagang kecil dan masyarakat saya kira mereka yang paling berdampak karena mereka yang paling ujungnya. Saya kira mereka yang paling terkena dampak dari keadaan ini, yaitu dari penimbunan, kelangkaan dan harga yang melambung tinggi.

Kita harapkan pemerintah berkerja dengan baik, memeriksa keadaan dilapangan, jangan hanya tungguj belakang meja tetapi turun kebawa untuk mengontrol supaya tidak terjadi persoalan yang merugikan masyarakat kita.

Baca juga: Menguatkan Kapasitas Keluarga di Lembata Agar Tangguh Bencana

Distributor dan pelaku bisnis sebaiknya  menjalankan bisnis dengan fair. Tetap memang kita akui ada keuntungan yang diambil. Jangan sampai membuat masyarakat menjadi kesulitan. Tetaplah berbisnis dengan fair.

Dan untuk pihak kepolisian, saran saya, apabila terjadi penimbunan dan lain-lain saya kira perlu ditindak dengan tegas karena itu melanggar hukum. Dan segera kalau memang ditemukan adanya tindak pidana merugikan masyarakat agar segera diambil langkah-langkah hukum.(*)

Berita NTT Hari Ini

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved