Perahu Terbakar di Sikka

Kesaksian Korban, Ini Penyebab Kebakaran Perahu Motor di Perairan Bola, Sikka

peristiwa tersebut mengakibatkan salah satu nelayan yang saat itu berada di atas perahu mengalami luka-luka

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO - HUMAS POLRES SIKKA
KORBAN - Kondisi terkini korban Fransisko Yanuarius yang sementara dirawat di Puskesmas Bola, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Senin 25 April 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Telah terjadi peristiwa Kebakaran perahu pemancing ikan tuna di wilayah perairan laut Bola, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Minggu 24 April 2022 lalu, pukul 19.00 wita.

Kapolres Sikka, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Humas Polres Sikka AKP Margono pada Senin 25 April 2022, menerangkan ada dua orang yang saat itu berada di atas perahu yakni Fransisko Yanuarius dan Asti.

"Dan peristiwa tersebut mengakibatkan salah satu nelayan yang saat itu berada di atas perahu mengalami luka-luka,"  ungkapnya.

Terkait penyebab dari kecelakaan laut itu, Margono menjelaskan menurut keterangan korban, penyebab kebakaran dikarenakan pengisian BBM jenis pertalite ke dalam tangki mesin genset yang masih dalam keadaan hidup.

Baca juga: BREAKING NEWS : Warga Fatululi Meninggal Di KMP Umakalada Dalam Pelayaran Sabu - Kupang

"Saat itu tanpa di sadari oleh korban BBM jenis pertalite  menetes dan mengenai knalpot mesin genset sehingga terjadi percikan api dan langsung menyambar tangki mesin genset sehingga api membakar bagian belakang perahu motor dan mengenai kaki saudara Fransisko Yanuarius," ungkapnya.

Margono menjelaskan, saat kebakaran, kedua korban melompat dan api mulai membesar, membakar bagian belakang perahu motor.

"Saat api mulai membakar bagian belakang perahu motor, Asti naik kembali ke atas perahu motor untuk mengambil handphone miliknya yang di simpan di bagian depan perahu, dan menelpon untuk meminta bantuan, kemudian Asti melompat kembali ke laut," tutupnya.

Diketahui korban Fransisko Yanuarius berasal dari Kecamatan Bola sedangkan Asti berasal dari Kampung Wuring.

Baca juga: Satu Unit Perahu Motor Terbakar di Perairan Bola, Satu Nelayan Luka-luka

Sebelumnya, Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Humas Polres Sikka, AKP Margono saat hubungi media ini, Senin 25 April 2022, menerangkan saat terjadi kebakaran kedua korban, Fransisko Yanuarius dan rekannya Asti, langsung melompat keluar menceburkan diri ke laut.

"Namun, korban Fransisko Yanuarius sudah mengalami luka bakar pada kaki," tuturnya.

Margono menjelaskan saat ini korban sudah dibawa ke Puskesmas Bola untuk mendapatkan pengobatan.

"Korban Fransisko Yanuarius yang mengalami luka bakar pada bagian kaki masih di rawat di Puskesmas Bola. Sedangkan, saudara Asti sudah kembali ke Wuring," ungkapnya.

Baca juga: Bulan Depan Penjabat Bupati Lembata dan Flotim Dilantik

Terkait kondisi terkini perahu motor, kata Margono, saat ini perahu motor yang terbakar, berada sekitar 500 meter dari bibir pantai Watukrus sehingga mempengaruhi untuk dilakukan dokumentasi yang lebih jelas.

"Jika dari darat hanya terlihat sisa layar perahu motor, bodi perahu motor tenggelam ke dalam air," ujar Margono. 

Adapun perahu motor yang terbakar, menurut Margono, milik kelompok nelayan di Wuring.

"Perahu motor yang terbakar dengan kapasitas mesin 3 GT yang adalah milik kelompok nelayan Wuring yang di berdayakan oleh saudara Asti selaku juragan perahu motor," tutupnya. (Cr1)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved