Berita Belu Hari Ini

Sosialisasi HIV dan AIDS di Sela-sela Pengenalan Tanaman Obat Tradisional Bagi IRT

Warga Peduli AIDS (WPA) didukung CD Bethesda YAKKUM dan Puskesmas Ainiba memberikan pengenalan tanaman obat tradisional kepada Ibu Rumah Tangga

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Sosialisasi HIV dan AIDS di Sela-sela Pengenalan Tanaman Obat Tradisional Bagi IRT 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Warga Peduli AIDS (WPA) didukung CD Bethesda YAKKUM dan Puskesmas Ainiba memberikan pengenalan tanaman obat tradisional kepada Ibu Rumah Tangga (IRT). 

Di sela-sela kegiatan ini, WPA juga mensosialisasikan tentang HIV dan AIDS kepada peserta. 

Kegiatan ini berlangsung Kantor Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Sabtu 23 April 2022.

Peserta kegiatan ini berjumlah 25 orang ibu rumah tangga. WPA memperkenalkan beberapa jenis tanaman herbal seperti jahe, temulawak dan sanbiloto.

Di akhir pengenalan ini, masing-masing peserta mendapat anakan jahe yang dibagikan oleh WPA untuk ditanam di rumahnya.

Koordinator CD Bethesda Yakkum wilayah Kabupaten Belu, Yosafat Ician mengatakan, sosialisasi bahaya HIV dan AIDS kepada ibu rumah tangga terus dilakukan  sehingga para ibu rumah tangga melakukan upaya pencegahan sejak dini.

Data menunjukkan bahwa kasus HIV dan AIDS untuk IRT menempati peringkat satu di NTT maupun di Kabupaten Belu. IRT rentan untuk penularan HIV.  

Setelah mendapat informasi  tentang HIV dan AIDS, kata Yosafat dilanjutkan dengan tes HIV yang difasilitasi oleh tenaga medis Puskesmas Ainiba. Hasil tes,  semua peserta negatif HIV. (jen).

Sosialisasi HIV dan AIDS di Sela-sela Pengenalan Tanaman Obat Tradisional Bagi IRT
Sosialisasi HIV dan AIDS di Sela-sela Pengenalan Tanaman Obat Tradisional Bagi IRT (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved