Berita Sikka Hari Ini

Jalan Rusak Picu Warga Wailamung Sikka Gotong Peti Jenazah, Usulan Perbaikan Jalan Sejak Tahun 2018

Video warga berjibaku menggotong peti jenazah viral di media sosial.  Mereka melintasi jalan rusak dan licin saat sedang hujan lebat.

Editor: Alfons Nedabang
TANGKAPAN LAYAR
Warga Dusun Klatang Kajowain, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka menggotong peti jenasah Elisabet Wewe (69), Selasa 19 April 2022. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Kepala Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Markus Muksim mengatakan, menggotong jenazah berkilo-kilometer bukan hal baru yang dilakukan oleh warganya.

"Kejadian seperti ini sudah berulang-ulang di desa kami," ujar Markus saat dihubungi, Selasa 19 April 2022 malam.

 Menurut Markus, peristiwa serupa pernah terjadi saat ada seorang ibu yang hendak melahirkan. Bahkan, mereka kesulitan mencari kendaraan roda empat untuk mengatar ibu hamil dari desa menuju fasilitas kesehatan.

"Kami harus bersusah payah untuk mencari kendaraan dump truck agar bisa menyelamatkan warga saat melahirkan ataupun sakit. Kalau tidak ada, terpaksa digotong," katanya.

Sebelumnya, video warga berjibaku menggotong peti jenazah viral di media sosial.  Mereka melintasi jalan rusak dan licin saat sedang hujan lebat.

Dalam video berdurasi 23 detik itu, terdengar suara tangisan ibu-ibu mengiringi jenazah menuju rumah duka. Mereka juga saling mengingatkan lantaran jalan menanjak dan licin.

"Awas licin, licin…," ujar seorang warga dalam video tersebut.

Belakangan diketahui bahwa jenazah yang digotong itu adalah Elisabet Wewe (69), warga Dusun Klatang Kajowain, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga Wailamung, Yohanes Wangga menjelaskan, awalnya jenazah diantar menggunakan mobil ambulans Puskesmas Watubaing menuju Dusun Klatang Kajowain.

Namun saat melintas jalanan yang rusak ada mobil yang terperosok sehingga warga dan keluarga memilih untuk menandu jenazah.

Baca juga: Warga Sikka NTT Berjibaku Gotong Peti Jenazah Sejauh 7 Kilometer

"Kebetulan melintas di jalan yang rusak dan ada mobil yang juga ikut terpuruk, sehingga ada dari pihak keluarga dan warga langsung menandu jenazah itu sekitar 7 kilometer," terang Yohanes saat dihubungi, Selasa 19 April 2022.

Menurut Yohanes, Elisabet korban kecelakaan lalulintas di depan Kantor Camat Talibura, Desa Talibura, Sikka, pada Selasa pagi.

Usul Perbaikan Sejak 2018

Kepala Desa Wailamung Markus Muksim mengatakan, ruas jalan yang dilalui warga dalam video tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Sikka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved