Timor Leste
Pemilihan Presiden Timor Leste, UNDP dan Pemerintah Jepang Serahkan APD kepada STAE
UNDP dengan dukungan keuangan dari Pemerintah Jepang menyerahkan APD COVID-19 yang penting kepada STAE untuk memastikan pilpres yang tangguh putaran 2
Pemilihan Presiden Timor Leste, UNDP dan Pemerintah Jepang Serahkan APD kepada STAE
POS-KUPANG.COM, DILI - Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dengan dukungan keuangan dari Pemerintah Jepang menyerahkan Alat Perlindungan Pribadi (APD) COVID-19 yang penting kepada STAE untuk memastikan pemilihan presiden yang tangguh selama pemilihan presiden putaran kedua yang akan direalisasikan pada 19 April 2022.
Penyerahan APD tersebut antara lain alat pelindung diri dari wabah COVID-19 seperti masker 16.000 dus (total 800.000 lembar), desinfektan 60 galon, 6.000 botol sanitizer, 30 mesin pompa, 660 APD, dan 1.600 thermo scanner.
“Pandemi COVID-19 terus menyebar secara global, tidak terkecuali Timor Leste. UNDP, dengan dukungan finansial dari Pemerintah Jepang, terus berkontribusi untuk memastikan perlindungan dan kesehatan warga negara sekaligus menjamin pelaksanaan hak pilih pada pemilihan presiden putaran kedua,” kata Resident Representative UNDP, Munkhtuya Altangerel dalam sambutannya saat acara serah terima yang berlangsung di kantor STAE, Caicoli-Dili, Kamis 14 April 2022.
Senada dengan pernyataan perwakilan UNDP di Timor Leste, Acilino Manuel Branco, Direktur Jenderal STAE, mengakui, “Barang-barang penting yang disediakan oleh UNDP dan Pemerintah Jepang ini akan meningkatkan kepercayaan publik untuk berpartisipasi dalam pemilihan”.
“Atas nama Pemerintah Timor Leste saya mengucapkan terima kasih atas semua dukungan, baik material maupun non material, yang telah didukung oleh UNDP dan Pemerintah Jepang untuk menyelenggarakan pemilihan presiden dengan sukses, dari awal putaran pertama dan putaran kedua pemilu dengan tujuan untuk mencapai pemilu yang aman, bebas, jujur dan transparan berdasarkan nilai-nilai demokratisasi yang diterapkan di Timor-Leste,” kata Direktur Jenderal STAE, Acilino Manuel Branco kepada TATOLI di kantor STAE Caicoli , Dili pada hari Kamis lalu.
Di sisi lain, Kazumi Yamada, Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Jepang di Timor Leste menyatakan, “Senang rasanya menjadi bagian dari upaya untuk mencapai pemilu yang inklusif dan aman bekerja sama dengan STAE dan UNDP dengan menyediakan APD. Kami berharap alat-alat ini akan digunakan secara luas dan efektif untuk melindungi pemilih serta staf TPS untuk mewujudkan pemilu yang bebas, adil dan inklusif'”.
Proyek UNDP CORE -TL didirikan dengan dukungan keuangan dari Pemerintah Jepang dengan $4 juta dan kontribusi keuangan dari Pemerintah Jepang dan UNDP dengan $360 ribu.
Melalui kemitraan yang kuat dengan Pemerintah Jepang, Pemerintah Timor Leste, CNE dan STAE, proyek CORE-TL mengupayakan pemilu yang Tangguh, terinformasi, dan inklusif di Timor Leste.
Acara penyerahan APD ini antara lain diikuti oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang, UNDP, CNE (Electoral National Commission), STAE.
Sumber: tatoli.tl