Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Kekurangan Makanan dan Bahan Bakar, Inggris Puji Serangan Ukraina

Kementerian Pertahanan Inggris mengklaim pasukan Rusia kekurangan makanan dan bahan bakar di tengah invasi ke Ukraina. Dilansir The Independent

Editor: Ferry Ndoen
Sergey BOBOK/AFP
Foto ini diambil pada 27 Februari 2022 menunjukkan sebuah kendaraan pengangkut personel lapis baja Rusia (APC) terbakar di samping tubuh tentara tak dikenal selama pertempuran dengan angkatan bersenjata Ukraina di Kharkiv. Pasukan Ukraina mengamankan kendali penuh atas Kharkiv pada 27 Februari 2022 menyusul pertempuran jalanan dengan pasukan Rusia di kota terbesar kedua di negara itu, kata gubernur setempat. 

POS-KUPANG.COM - Kementerian Pertahanan Inggris mengklaim pasukan Rusia kekurangan makanan dan bahan bakar di tengah invasi ke Ukraina.

Dilansir The Independent, Kamis (17/3/2022), klaim Kementerian Pertahanan Inggris itu berdasarkan informasi intelijen.

Karena kekurangan makanan dan bahan bakar tersebut, Rusia terpaksa mengalihkan “sejumlah besar” pasukannya untuk mempertahankan jalur pasokan daripada melanjutkan serangan.

“Masalah logistik terus melanda invasi Rusia yang goyah ke Ukraina,” tulis Kementerian Pertahanan Inggris.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan Rusia kesulitan memasok makanan dan bahan bakar ke pasukan mereka di garis depan.

“Serangan balik Ukraina yang tak henti-hentinya memaksa Rusia untuk mengalihkan sejumlah besar pasukan untuk mempertahankan jalur pasokan. Ini sangat membatasi potensi ofensif Rusia,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.

Baca juga: Teror di Negeria: Serangan Brutal di Plateau Nigeria, 154 Orang Tewas

Sebelumnya, sejumlah pejabat pertahanan Inggris melaporkan bahwa pihak Rusia terus menderita kerugian besar.

Mereka menambahkan pasukan Rusia di darat, laut, atau udara mengalami progres yang minimal dalam beberapa hari terakhir.

Mereka juga memuji perlawanan Ukraina yang gigih dan terkoordinasi dengan baik terhadap pengeboman dari Rusia.

“Sebagian besar wilayah Ukraina, termasuk semua kota besar, tetap berada di tangan Ukraina,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.

Di sisi lain, sejumlah pejabat AS menyebut pasukan Rusia telah menembakkan lebih dari 1.000 rudal ke target-target di Ukraina sejak Moskwa meluncurkan invasi.

Baca juga: Liga 1: Persipura Degradasi, PemainTalenta Papua Siap Gabung Persib Bandung, Ini Label Pemainnya

Pejabat senior pertahanan lain AS mengatakan, Gedung Putih telah mencatat tanda-tanda melemahnya moral pasukan Rusia di beberapa unit yang dikerahkan ke Ukraina.

Menurunnya moral prajurit tersebut disebabkan akibat faktor seperti kepemimpinan yang buruk, kurangnya informasi yang diperoleh pasukan tentang misi, dan perlawanan yang keras dari Ukraina. (*)

Berita olahrga dan lainnya:

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pasukan Rusia Disebut Kekurangan Makanan dan Bahan Bakar, Inggris Puji Serangan Balik Ukraina

Foto ini diambil pada 27 Februari 2022 menunjukkan sebuah kendaraan pengangkut personel lapis baja Rusia (APC) terbakar di samping tubuh tentara tak dikenal selama pertempuran dengan angkatan bersenjata Ukraina di Kharkiv. Pasukan Ukraina mengamankan kendali penuh atas Kharkiv pada 27 Februari 2022 menyusul pertempuran jalanan dengan pasukan Rusia di kota terbesar kedua di negara itu, kata gubernur setempat.
Foto ini diambil pada 27 Februari 2022 menunjukkan sebuah kendaraan pengangkut personel lapis baja Rusia (APC) terbakar di samping tubuh tentara tak dikenal selama pertempuran dengan angkatan bersenjata Ukraina di Kharkiv. Pasukan Ukraina mengamankan kendali penuh atas Kharkiv pada 27 Februari 2022 menyusul pertempuran jalanan dengan pasukan Rusia di kota terbesar kedua di negara itu, kata gubernur setempat. (Sergey BOBOK/AFP)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved