Setahun Seroja Terjang NTT

Pemkot Kupang Masih Proses Surat Keputusan Penempatan Korban Seroja di Rumah Bantuan

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang masih memproses Surat Keputusan (SK) penempatan atau relokasi warga korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja di

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Beni Sain 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang masih memproses Surat Keputusan (SK) penempatan atau relokasi warga korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Kelurahan Manulai II, Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang, Ir. Beni Sain ,Selasa 5 April 2022.
Beni dikonfirmasi terkait perumahan bantuan kepada korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja yang sampai saat ini belum ditempati.

Menurut Beni, perumahan yang terletak di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak itu telah selesai dibangun, namun saat ini pihaknya masih memproses SK  untuk penempatan para korban bencana Seroja.

"Kita masih proses SK penetapan korban Seroja, selain itu perlu ada sosialisasi kepada warga korban yang akan tempati perumahan tersebut," kata Beni.

Dikatakan, sebelum ditempati warga calon penerima perlu mendapat sosialisasi, kemudian untuk penempatan dilakukan dengan cara undian.

Baca juga: WALHI NTT: Momentum Satu Tahun Badai Seroja Harus Dijadikan Hari Peringatan Bencana di NTT

"Jadi calon penerima bantuan itu akan kita beri sosialisasi, setelah itu akan ada undian nomor rumah. Kita undi, karena kalau disuruh pilih sendiri, maka warga sebagian besar mau pilih di pojok sehingga agar ada keadilan, maka kita lakukan dengan cara undi," katanya.

Sekertaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang, John Bell,S.T, M.T mengatakan, rumah yang sudah selesai dibangun oleh pemerintah pusat di Manulai II itu sebanyak 173 unit dan saat ini dalam proses untuk ditempati.

"Untuk pengelolaannya akan diserahkan ke pemerintah Kota Kupang. Karena itu, saat ini tahapan yang kami lakukan adalah membuat surat keputusan penetapan warga yang aka menempati rumah-rumah tersebut," kata John.

John mengharapkan semua proses segera tuntas sehingga dalam waktu dekat warga korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja bisa menempati rumah tersebut.

Kepala Bidang Perumahan, Densy Dethan, S.T, M.T  mengatakan, dalam SK awal ada 328 KK korban Seroja yang akan direlokasi ke perumahan. Mereka itu kebanyakan tinggal di lokasi rawan bencana.

"Korban paling banyak di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Oebufu, Tuak Daun Merah dan Kelurahan Liliba," kata Dethan.
Dikatakan, awal pendataan ada 328 KK dan untuk membangun 328 unit rumah, namun terkendala lahan sehingga lahan yang ada bisa membangun 173 unit.

Baca juga: Setahun Seroja Terjang Sumba Timur, Bantuan Dana Stimulan Untuk Korban Seroja Belum Disalurkan

"Rumah ini disebut Rumah Instan Sederhana Sehat (RISA) dengan tipe 36," katanya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, perumahan yang dibangun oleh pemerintah pusat ini bertipe 36 dengan konstruksi tembok, beratap seng. Setiap rumah dibangun seragam baik bentuk dan juga warna tembok dan atap. Namun, terlihat belum ada rumah yang belum memiliki jaringan listrik walaupun di setiap rumah telah ada instalasi kabel. 

Pada bagian belakang rumah dilengkapi saluran pembuangan limbah dan septitanc komunal. (*)

Beni Sain
Beni Sain (POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved