Berita Kota Kupang Hari Ini
Jelang Ramadhan, Ini Tradisi Warga Muslim di Kota Kupang
tapi seminggu sekali menyempatkan waktu untuk membersihkan makam orangtua di komplek Pekuburan Islam Batukadera.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jelang Ramadhan, masyarakat beragama Islam di Kota Kupang melakukan kegiatan yang telah menjadi tradisi.
Salah satunya membersihkan sekaligus berziarah ke makam dari orangtua, anak, atau anggota keluarga yang telah meninggal dunia.
Seperti di Pekuburan Umum Islam Batukadera, Kelurahan Airmata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Jumat 1 April 2022.
Pantauan POS-KUPANG.COM, warga berdatangan dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu, parang, sabit, karung plastik dan lainnya.
Baca juga: Niat Puasa Ramadan & Doa Berbuka Puasa Ramadhan 2022 yang Mudah Dibaca & Dihafal
Warga juga membawa kembang dan minyak mur dan akan menaburdi atas makam setelah usai membersihkan makam.
Ada pula warga lainnya yang berziarah untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal dunia dengan membacakan beberapa ayat kitab suci alqur-an.
Warga RT 05 Airmata, Nurhayati mengatakan bahwa setiap jelang Ramadhan, dia bersama anaknya datang membersihkan makam kedua orangtuanya yang telah meninggal dunia.
Bukan saja menjelang puasa, tapi seminggu sekali menyempatkan waktu untuk membersihkan makam orangtua di komplek Pekuburan Islam Batukadera.
Baca juga: Menambah Amal Kebaikan, Inilah Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki & Perempuan di Bulan Ramadan
"Setiap tahun jelang Puasa, saya selalu datang untuk membersihkan makam umi dan abi, bahkan seminggu sekali saya menyempatkan waktu untuk datang bersihkan makam, dan ini sebagai bentuk penghargaan kami terhadap kedua orangtua yang telah tiada," ungkap Nurhayati.
Warga Kampung Solor, Muhammad Jabir mengatakan dirinya bersama keluarga selalu berziarah mengunjungi makam keluarga jelang Ramadhan serta saat hari besar keagamaan.
Baginya ziarah makam menjadi salah satu cara untuk mengenang kembali anggota keluarga sewaktu masih hidup.
Menurutnya, tradisi saat ini banyak orang yang sudah jarang berziarah makam karena alasan sibuk dan tidak sempat meluangkan waktu.
Baca juga: Seleksi Guru PPPK Tahun 2022 ini Untuk 970.410 Formasi
"Kami lihat kunjungan ziarah makam sudah mulai berkurang dengan alasan utama kesibukan, akan tetapi itu bukan alasan, karena tujuan dari ziarah makam untuk mengenang kembali sekaligus tetap menjaga silaturahmi dan mendoakan keluarga yang telah meninggal sebagai bagian dari amal ibadah keluarga yang masih hidup kepada Sang Pencipta," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Warga-Muslim-tampak-membersihkan-makam-di-Komplek-Pekuburan-Islam.jpg)