Piala Dunia
Piala Dunia Zona Amerika Selatan: Argentina vs Venezuela, Murid Bertemu Sang Guru
Duel Argentina kontra Venezuela dalam pekan ke-17 Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan di Buenos Aires, Sabtu 26 Maret memang
POS-KUPANG.COM - Duel Argentina kontra Venezuela dalam pekan ke-17 Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan di Buenos Aires, Sabtu 26 Maret memang sudah tak menentukan lagi.
Argentina sudah pasti lolos, sedang Venezuela bersama Paraguay sudah pasti pula tersingkir.
Tapi bintang Argentina, Lionel Messi tetap menantikan laga ini dengan hati yang berdebar-debar.
Ini menjadi kesempatan bagi penyerang Paris Saint Germain ini untuk bertemu kembali dengan "gurunya", Jose Pekerman yang kini menukangi Venezuela.
Pekerman yang kini berusia 72 tahun berjasa besar mengorbitkan Messi ke tim senior Argentina.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Anak Yatim-Piatu Ukraina dan Pengasuh Terbang ke Inggris dari Polandia
Adalah Pekerman yang bersikeras membawa Messi ke ajang Piala Dunia 2006.
Padahal, saat itu Messi baru sembuh dari cedera hamstring, absen 84 hari, dan hanya bermain 17 menit sebelumnya dalam uji coba terakhir.
Dia tiba di Jerman, dengan hanya tiga caps di timnas sebelumnya.
Argentina kemudian kalah dalam adu penalti kontra Jerman di perempatfinal, di mana Messi hanya duduk di bangku cadangan.
Namun sepanjang 122 menit total bermain di turnamen, Messi menorehkan sejarah sebagai pemain termuda Argentina yang berkiprah di Piala Dunia, dan mencetak gol.
Messi kemudian bersinar semakin terang bersama Barcelona.
Sementara menyusul kegagalan di Piala Dunia, Pekerman memilih mundur meski dia diminta untuk melanjutkan kontraknya bersama tim Tango.
Tiga tahun kemudian, pada 2009, Messi mendapatkan Ballon d'Or pertama.
Dia mendedikasikan trofi itu untu keluarganya.
Dan untuk orang yang berjasa besar dalam kariernya.
"Untuk Pekerman, yang memberi saya kebahagiaan karena memberi kesempatan debut di Piala Dunia," ujarnya.
Dini hari nanti, Messi akan bertemu kembali sang guru.
Reuni yang pasti akan terasa emosional.
Bukan tak mungkin Messi akan curhat kepada sang guru terkait kiprahnya yang suram bersama klub anyarnya, Paris Saint Germain.
Argentina sendiri bertekad meneruskan laju positif tak terkalahkan dalam 30 laga di berbagai kompetisi.
Mereka hanya terpaut tujuh laga lagi untuk menyamai rekor Italia tak terkalahkan dari 37 laga.
Laju positif itu pastinya menjadi modal sangat berharga bagi skuat asuhan Lionel Scaloni untuk berlaga di Qatar.
Namun, di laga ini Scaloni banyak kehilangan pemain pilarnya.
Tercatat sembilan pemain bakal absen dengan berbagai alasan.
Empat pemain, Emiliano Martinez, Cristian Romero, Emiliano Buendia, dan Giovani Lo Celso, terkena hukuman larangan dua kali bertanding gara-gara pemalsuan formulir Covid-19 saat melawan Brasil September lalu.
Sementara Lautaro Martinez absen karena positif Covid.
Adapun Paulo Dybala, Marcos Acuna, Lisandro Martinez, dan Alejandro Gomez absen karena cedera.
Messi meraih tujuh kali Ballon d'Or kemungkinan akan bertandem dengan Angel Marria, dan Joaquin Correa di lini depan dalam formasi 4-3-3.
Di belakangnya, tiga gelandang, Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, dan Guido Rodriguez, bakal jadi pemberi amunisi.
Venezuela punya catatan bagus saat berlaga di Buenos Aires, dengan tak terkalahkan dalam tiga kali kunjungan ke sana.
Bahkan dalam uji coba 2019 lalu, mereka mempermalukan Albiceleste 1-3, setelah imbang dalam dua laga tandang sebelumnya.(*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Argentina vs Venezuela, Bertemu sang Guru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/aksi-lionel-messi-dalam-laga-pekan-ke-27-ligue-1-2021-2022.jpg)