Berita NTT Hari Ini
Kabar Duka Dunia Hiburan Indonesia, Pencipta Lagu Bukit Berbunga Putra Asal Maumere Telah Berpulang
Kabar duka datang dari dunia hiburan.Indonesia. Pencipta lagu Bukit Berbunga, Yonas Pareira Mandalangi telah berpulang ke Sang Pencipta
POS KUPANG.COM, KUPANG – Kabar duka datang dari dunia hiburan.Indonesia. Pencipta lagu Bukit Berbunga, Yonas Pareira Mandalangi telah berpulang ke Sang Pencipta, Jumat 24 Maret 2022).
Siapakah Yonas Pareira Mandalangi? Dalam Wikipedia disebutkan, Yonas Pareira adalah seorang pencipta lagu Indonesia. Pria kelahiran 24 September 1936 itu pertama kali dikenal luas setelah lagu ciptaannya berjudul Bukit Berbunga yang dinyanyikan Uci Bing Slamet pada era 1980-an mencapai popularitas yang fenomenal.
Putra asal Kota Maumere, ibukota Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ini termasuk salah satu pendiri Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI).
Para pendiri PAPRI antara lain, H. Enteng Tanamal (alm), H. Tb. Sadikin Zuckra, Drs. Dharma Oratmangun,M.Si, Paul Hutabarat,S.H (alm), Franky Sahilatua (alm), Arie Wibowo (aml), Chacken M,Jessi Robot, Wedhasmara, Ithink, dan lain-lain.
Baca juga: Moto3: Prestasi Pembalap Indonesia di Ajang MotoGP Mandalika, Bikin Sejarah Baru, Ini Profilnya
Kabar duka pencipta lagu ini beredar cepat di media sosial dan netizen pun banyak yang menyampaikan berbelangsungkawa. Antara lain, wartawan senior, Yusran Pare yang sudah purna tugas dari Tribun Network.
Dalam status di facebook, Yusran Pare menulis, “dapat kabar dari seorang teman, Yonas Pareira sang pencipta lagu, telah pergi. Di era 1980-an, satu di antara lagu ciptaannya "Bukit Berbunga" (dinyanyikan Uci Bing Slamet) meledak luar biasa”.
Lagu yang fenomenal itu sekaligus melambungkan nama Yonas ke papan atas belantika musik Indonesia. Lagu syahdu dan melankolis itu, liriknya seolah menggambarkan romantisme di tengah keindahan alam.
Padahal, kata Yonas, frasa "Bukit Berbunga" terinspirasi oleh apa yang dilihatnya saat ia menggubah lirik untuk lagu yang sudah diciptakannya.
"Jadi, bukan bukit seperti yang kita pahami. Tapi, bukit-bukit yang melintas di depan saya, berbungkus kaus kuning berhiaskan motif bunga-bunga," katanya sambil terkekeh, dalam sebuah wawancara tahun 2017.
Baca juga: Liga 1: Penyerang Anyar Tridatu Bali United Ilija Spasojevic Tak Anggap Top Skor Jadi Acuan
“Ah! Kini kau telah pergi, Bung. Selamat jalan. Beristirahatlah dalam damai dan indahnya bunga-bunga di surge,” tulis Yusran Pare.
Yovita Isyunda Pareira menulis, masih nggak percaya, terlalu cepat. Emoji menangis. Selamat jalan ayah/ayang Yonas Pareira. Di mata kami anak-anak , mantu-mantu dan cucu-cucu, ayah/ayang terbaik yang kami punya.
Ucapan duku juga beredar di grup WA Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) Kupang dan grup lain wara asal Kabupaten Sikka. Selamat jalan Yonas Pareira, lagumu Bukit Berbunga selalu dikenang.(gem)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/yonas-pareira-mandalangi.jpg)