MotoGP
Duo Pebalap asal Perancis Nilai Aspal Sirkuit Mandalika Membaik
Duo Pebalap asal Perancis Fabio Quartararo dan Johann Zarco Nilai Aspal Sirkuit Mandalika Membaik
POS-KUPANG.COM - Duo pebalap asal Perancis, Fabio Quartararo dan Johann Zarco, menilai aspal di lintasan Sirkuit Mandalika sudah lebih baik dibandingkan dengan kondisi saat tes pramusim pada pertengahan Februari lalu.
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Johann Zarco (Pramac Racing) merasa aspal di lintasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mulai membaik ketika menjalani rangkaian MotoGP Indonesia pada 18-20 Maret 2022.
Dalam rangkaian MotoGP Indonesia 2022, para pebalap di kelas utama, termasuk Fabio Quartararo dan Johann Zarco, beberapa kali turun ke lintasan Sirkuit Mandalika dengan motornya.
Mereka lebih dulu menjalani empat sesi latihan bebas dan kualifikasi sebelum melakoni pemanasan (warm up) hingga berjuang di balapan utama pada Minggu (20/3/2022) sore Wita.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco berhasil mengakhiri balapan MotoGP Indonesia dengan finis di posisi tiga besar.
El Diablo, julukan Fabio Quartararo, menempati posisi kedua, sedangkan Johann Zarco finis di peringkat ketiga.
Mereka berada di belakang pebalap asal Portugal, Miguel Oliveira (Red Bull KTM), yang menduduki peringkat pertama dan menjadi pemenang dalam balapan MotoGP Indonesia 2022.
Baca juga: Neil Morrisson Sarankan Permukaan Lintasan Sirkuit Mandalika Harus Dibenahi
Seusai merampungkan sesi balapan dan seremoni penyerahan trofi bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Fabio Quartararo dan Johann Zarco bergerak menuju ruang konferensi pers Dorna yang berada di atas paddock.
Di antara Fabio Quartararo dan Johann Zarco, hadir juga Miguel Oliveira yang kemudian meninggalkan ruang konferensi pers lebih dulu karena terburu-buru jadwal penerbangan.
Dalam sesi konferensi pers, Fabio Quartararo dan Johann Zarco berbicara soal banyak hal, salah satunya kondisi aspal di Sirkuit Mandalika.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco sepakat bahwa kini aspal di lintasan Sirkuit Mandalika sudah lebih baik setelah dilakukan perbaikan.
Adapun perbaikan di lintasan Sirkuit Mandalika terwujud lewat upaya pengaspalan ulang.
Langkah itu dilakukan menyusul situasi mengkhawatirkan selama tes pramusim pada Februari lalu.
Selama tes pramusim, banyak pebalap mengeluhkan kondisi aspal yang terangkat hingga mengenai tubuh mereka ketika berada di belakang rider lain.
Baca juga: Neil Morrisson Sebut MotoGP Indonesia di Mandalika Sukses
Kondisi tersebut membuat Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama sejumlah pihak terkait sepakat melakukan pengaspalan ulang di beberapa bagian, yakni dari sebelum Tikungan 17 hingga setelah Tikungan 5.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco menilai upaya tersebut membuat kondisi aspal di lintasan Sirkuit Mandalika menjadi lebih baik untuk saat ini.
Meskipun, menurut mereka, masih ada kekurangan yang perlu diperhatikan, terutama di tikungan terakhir (17).
"Menurut saya, aspalnya tidak buruk. Saya menemukan ada lima atau enam titik di mana aspal benar-benar terlepas di tikungan terakhir," kata Fabio Quartararo kepada awak media, termasuk Kompas.com, dalam konferensi pers seusai balapan, Minggu (20/3/2022).
"Akan tetapi, selain itu, saya pikir aspalnya tidak terlalu buruk. Selain tikungan terakhir, semuanya baik-baik saja," ujar Fabio Quartararo.
Baca juga: Seusai Balapan di Mandalika, Murid Rossi, Franco Morbidelli Naik Motor Polisi demi Kejar Pesawat
Fabio Quartararo juga mengaku masih merasakan serpihan aspal dalam rangkaian hari pertama MotoGP Indonesia, tetapi keadaan membaik pada hari kedua dan ketiga.
"Di FP1 dan FP2 saya terkena beberapa kerikil kecil, tapi hari Sabtu dan pagi ini (Minggu) berjalan dengan baik. Jadi, saya pikir kondisinya tidak terlalu buruk," ujar Fabio Quartararo.
Johan Zarco pun mengutarakan hal serupa. Meski melihat beberapa kekurangan, dia menilai aspal di lintasan Sirkuit Mandalika sudah menjadi lebih baik.
"Kondisinya jauh lebih baik daripada saat tes dan aspal baru yang mereka gunakan sangat bagus," ucap Johann Zarco.
Soal kondisi di Tikungan 17, Johann Zarco menilai hal itu terjadi karena waktu pengaspalan ulang yang terlalu mepet.
"Saya pikir, aspal di tikungan terakhir cepat terlepas karena mereka tidak punya waktu untuk menyelesaikannya dengan bener-benar sempurna," ucap Johann Zarco.
Baca juga: MotoGP Mandalika: Lihat Insiden Marc Marquez Terpelanting di Mandalika, Aleix Espargaro Ketakutan
"Mungkin kondisi di Indonesia, dengan hujan dan panas, tidak mendukung mereka untuk merampungkan pengaspalan ulang dengan benar," imbuhnya.
Johann Zarco memiliki keyakinan bahwa Indonesia selaku tuan rumah mampu mengatasi persoalan aspal dan lintasan.
Dibanding persoalan aspal, Johann Zarco lebih menyoroti jumlah lap yang akan dilalui para pebalap pada MotoGP Indonesia musim depan.
Menurut Johann Zarco, dengan cuaca panas di Indonesia, balapan 27 lap masih terlalu banyak.
"Tahun depan, jika kami masih harus melakukan 27 lap di sini, bagian tersulit adalah persoalan panas, bukan trek. Sebab, saya pikir (soal trek) mereka mampu memperbaikinya," ujar Johann Zarco.
Setelah rangkaian MotoGP Indonesia rampung, wacana pengaspalan ulang kembali terdengar.
Duo konsultan asing dari R3, Campbell Waddle dan David Woodward, menilai sirkuit harus diaspal ulang penuh setelah balapan.
Terkait hal itu, pihak MGPA mengatakan bahwa keputusan membenahi lintasan akan menunggu laporan FIM yang disebut bakal keluar pada dua pekan ke depan.
Saat ini, MGPA berencana melakukan perawatan rutin terhadap lintasan Sirkuit Mandalika yang baru digunakan untuk balapan MotoGP. (Kompas.com/ Benediktus Agya Pradipta)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Quartararo dan Zarco Sepakat Akui Aspal Sirkuit Mandalika Membaik",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/duo-pebalap-asal-perancis-nilai-aspal-sirkuit-mandalika-membaik.jpg)