Perang Rusia Ukraina

Tentara Rusia Brutal dan Berdarah Dingin Eksekusi 10 Warga Sipil Ukraina Sedang Antre Beli Roti

Rekaman yang diterbitkan oleh situs web Ukraina Publik dan dikuatkan oleh Kedutaan Besar AS di Kyiv menunjukkan sepuluh mayat tak bernyawa

Editor: Ferry Ndoen
dailymail.co.uk
Rekaman yang diterbitkan oleh situs web Ukraina Publik dan dikuatkan oleh Kedutaan Besar AS di Kyiv menunjukkan sepuluh mayat tak bernyawa tergeletak di jalan setelah dieksekusi dengan darah dingin oleh tentara Rusia, saat mereka sedang antre Roti 

POS KUPANG.COM - Rekaman yang diterbitkan oleh situs web Ukraina Publik dan dikuatkan oleh Kedutaan Besar AS di Kyiv menunjukkan sepuluh mayat tak bernyawa tergeletak di jalan setelah dieksekusi dengan darah dingin oleh tentara Rusia, saat mereka sedang antre Roti. 

Insiden mengejutkan itu terjadi di luar pom bensin yang terletak hanya 10 mil dari kota Irpin dan Bucha, yang keduanya telah dihancurkan dalam beberapa hari terakhir oleh kampanye pengeboman brutal Rusia, dan mengakibatkan banyak kematian warga sipil dan evakuasi massal.

Ibukota Ukraina tetap berada di bawah kendali militer Ukraina dan pasukan pertahanan teritorial, dan semua upaya Rusia untuk menembus pusat kota telah berhasil ditolak.

Warga sipil Ukraina yang mengungsi diserang oleh tembakan dan bom oleh tentara Rusia (BBC.COM)
Tetapi Rusia dalam beberapa hari terakhir memulai kampanye pengeboman berkelanjutan di Kyiv, menargetkan bangunan sipil serta pusat administrasi untuk menimbulkan kerusakan besar pada infrastruktur kota, seperti yang telah diamati di pusat kota lain seperti kota kedua Kharkiv dan kota pelabuhan selatan Mariupol.

Baca juga: Tank Rusia Bom Pria Tua di Kota Terkepung Pelabuhan Mauripol Ukraina, Dapat Sorotan Dunia

Pasukan Rusia telah mengalami kerugian besar dan dengan demikian gagal merebut salah satu kota terbesar di Ukraina, meskipun pejabat Barat mengklaim bahwa Moskow mengira akan memenangkan konflik dalam beberapa hari.

Namun jumlah korban sipil terus meningkat saat kampanye pengeboman Rusia diarahkan ke daerah pemukiman.

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) pada Senin malam memverifikasi total 691 warga sipil telah tewas sejak invasi dimulai pada 24 Februari, tetapi jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi.

"Pasukan Rusia telah mengintensifkan pertempuran di pinggiran Kyiv, terutama di sekitar kota Bucha di barat laut dan jalan raya menuju barat menuju Zhytomyr," kata pemimpin regional Oleksiy Kuleba pagi ini.

Dua belas kota di sekitar Kyiv dilaporkan tanpa air dan enam tanpa pemanas.

Baca juga: Bursa Transfer Liga 1 Memanas, Ciro Alves & Lilipaly Mulai Dikaitkan Persis Solo, Sudah Komunikasi?

"Di seluruh wilayah ibu kota, taman kanak-kanak, museum, gereja, blok perumahan dan infrastruktur teknik menderita akibat penembakan yang tak ada habisnya," kata Kuleba.

Dia mengatakan pasukan Rusia sedang mencoba untuk memutuskan hubungan transportasi ke ibu kota dan menghancurkan kemampuan logistik sambil merencanakan serangan luas untuk merebut ibu kota.(bum)

Berita olahraga lainnya:

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul PEMBUNUHAN Berdarah Dingin, 10 Warga Ukraina sedang Antre Roti Dieksekusi Tentara Rusia

Rekaman yang diterbitkan oleh situs web Ukraina Publik dan dikuatkan oleh Kedutaan Besar AS di Kyiv menunjukkan sepuluh mayat tak bernyawa tergeletak di jalan setelah dieksekusi dengan darah dingin oleh tentara Rusia, saat mereka sedang antre Roti
Rekaman yang diterbitkan oleh situs web Ukraina Publik dan dikuatkan oleh Kedutaan Besar AS di Kyiv menunjukkan sepuluh mayat tak bernyawa tergeletak di jalan setelah dieksekusi dengan darah dingin oleh tentara Rusia, saat mereka sedang antre Roti (dailymail.co.uk)
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved