Berita TTS Hari Ini
DPRD TTS Bentuk 2 Pansus, Ini Tujuanya
Untuk pemilihan ketua Pansus akan berlangsung pada Paripurna berikutnya yang diagendakan berlangsung pada Kamis mendatang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - DPRD TTS akan membentuk dua Pansus yaitu Pansus Radio Amanatun dan Internet Desa serta Pansus stunting, kemiskinan ekstrim dan Dana Covid.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru saat dikonfirmasi Pos Kupang, Senin 14 Maret 2022.
Yusuf mengatakan, pembentukan dua Pansus (Panitia Khusus) tersebut telah diumumkan dalam sidang Paripurna yang berlangsung pada Jumat 11 Maret 2022.
Pemilihan ketua Pansus akan berlangsung pada sidang paripurna berikutnya.
Baca juga: Sering Makan Korban, Jajaran Rutan Kelas II B SoE TTS Permak Jalan Raya Oekefan
"Kita akan bentuk dua Pansus. Pertama Pansus Radio Amanatun dan Internet desa dan, kedua Pansus Stunting, kemiskinan ekstrim dan Dana Covid.
"Untuk pemilihan ketua Pansus akan berlangsung pada Paripurna berikutnya yang diagendakan berlangsung pada Kamis mendatang. Setelah terbentuk pimpinannya maka panitia ini akan langsung bekerja," terang Yusuf.
"Dibentuknya pansus ini untuk menyikapi persoalan-persoalan penting yang bisa berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat," terangnya.
"Selama hampir setahun terakhir lima persoalan yang saya sebut tadi mendapat perhatian publik karena belum diselesaikan secara maksimal atau tuntas di daerah ini," tambah Yusuf.
Baca juga: Banjir Rendam Badan Jalan, Forkopimcam Amanuban Selatan TTS Pantau Banjir Pakai Traktor
Selain itu, alasan pembentukan Pansus ini lanjut Yusuf, karena DPRD TTS melihat persoalan-persoalan seperti Radio Amanatun, Internet Desa, Stunting, kemiskinan ekstrim dan Dana Covid menjadi sorotan publik.
"Oleh karena itu, DPRD melalui Pansus melaksanakan fungsi pengawasan. Apa lagi, ada uang negera yang sudah dikeluarkan untuk membiayai Radio Amanatun, Internet Desa, Stunting, kemiskinan ekstrim dan Dana Covid," terangnya.
"Saat ini publik sedang menyoroti persoalan Radio Amanatun, Internet Desa, Stunting, kemiskinan ekstrim dan Dana Covid. Oleh sebab itu, kita ingin membuka lima persoalan ini agar terang menderang sebelum akhirnya membuat keputusan untuk menyikapi kelima persoalan tersebut," jelas Yusuf.
Baca juga: PMI Asal TTS Meninggal di Malaysia
"Harapan kami dengan dibentuknya pansus ini dapat mengurai persoalan-persoalan di atas, sehingga dapat memberikan rekomendasi ke pemerintah dengan harapan dapat membantu pemerintah untuk menyelesaikan persoalan tersebut," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/yusuf-nikolas-soru-wakil-ketua-dprd-tts.jpg)