Kamis, 30 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia dan Ukraina Berlanjut Setelah Keduanya Gagal Capai Kata Sepak di Meja Perundingan

Rusia dan Ukraina gagal mencapai kata sepakat di meja perundingan Hal itu menyebabkan perang kedua negara terus berlanjut.

Tayang:
Editor: Alfred Dama
ALAMY/GETTY IMAGES
Rusia melancarkan beberapa serangan di koridor kemanusiaan ke Mariupol, setuju untuk mengizinkan orang melarikan diri dan pasokan penting dikirim oleh Palang Merah. 

POS KUPANG.COM -- Rusia dan Ukraina gagal mencapai kata sepakat di meja perundingan

Hal itu menyebabkan perang kedua negara terus berlanjut.

Ukraina dan Rusia tidak membuat kemajuan untuk menyepakati gencatan senjata dalam pembicaraan yang alot di Turki, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengungkapkan pada Kamis (10/3).

"Kami juga berbicara tentang gencatan senjata, gencatan senjata 24 jam, tetapi tidak ada kemajuan yang dicapai dalam hal itu," kata Kuleba kepada wartawan setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Antalya

Baca juga: Zelensky Desak Dunia Hentikan Genosida Putin Setelah Serangan Rusia Menghancurkan RS Bersalin

"Tampaknya, ada pembuat keputusan lain untuk masalah ini di Rusia," ungkapnya, mengacu pada Kremlin atau Kantor Presiden Rusia, seperti dikutip Channel News Asia.

Dia juga mengulangi sumpahnya: "Ukraina belum menyerah, tidak menyerah, dan tidak akan menyerah".

Baca Juga: Akhiri Perang, Menteri Luar Negeri Ukraina dan Rusia Gelar Pembicaraan di Turki

Kuleba menggambarkan pertemuan dengan Lavrov sebagai "rumit", menuduh menteri luar negeri Rusia membawa "narasi tradisional" tentang Ukraina ke meja perundingan.

Baca juga: Pasukan Nuklir Rusia Siaga Khusus, Inilah Kekuatan Nuklir Rusia dan Deretan Senjatanya

Kuleba mengatakan, dia ingin muncul kesepakatan tentang koridor kemanusiaan dari Kota Mariupol yang terkepung dalam pertemuan tersebut. "Sayangnya, Menteri Lavrov tidak dalam posisi untuk berkomitmen untuk itu," ujarnya.

Menurut dia, Lavrov "akan berkorespondensi dengan otoritas masing-masing tentang masalah ini".

Kuleba menambahkan, dia akan siap untuk bertemu lagi dengan Lavrov "dalam format yang sama jika ada prospek atau diskusi substansial dan untuk mencari solusi".

Tetapi Kuleba menekankan: "Kami siap untuk diplomasi, kami mencari keputusan diplomatik, kami pergi dengan dedikasi, mengorbankan diri kami sendiri, untuk mempertahankan tanah kami, rakyat kami, dalam menghadapi agresi Rusia". *

Artikel lain terkait Perang Rusia Ukraina

Baca berita lain KLIK di Pos Kupang.com

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id berjudul: Perang Berlanjut, Ukraina dan Rusia Gagal Sepakati Gencatan Senjata 

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved