Berita Malaka Hari Ini

Wakil Bupati Malaka Optimis Turunkan Angka Stunting, Ini Strateginya

Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka kini masih tercatat sebagai salah satu wilayah dengan status merah untuk stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Wakil Bupati Malaka Optimis Turunkan Angka Stunting, Ini Strateginya
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka kini masih tercatat sebagai salah satu wilayah dengan status merah untuk stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos optimis turunkan angka stunting menjadi 16 persen. 

"Turunkan angka stunting menjadi 16 persen yakni ini sesuai dengan target yang diberikan oleh Pak Gubernur NTT Viktor Laiskodat," katanya kepada Pos Kupang di Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Senin 7 Maret 2022.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, ada 15 Kabupaten di NTT disematkan status merah stunting.

Penyematan status merah tersebut berdasarkan prevalensi stuntingnya masih di atas 30 persen.

Baca juga: KPU NTT Gelar Pleno Rutin Setiap Minggu, Ini Tujuannya

Pos Kupang Menulis, ke-15 kabupaten tersebut adalah Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Alor, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Belu, Manggarai Barat, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sabu Raijua, Manggarai, Lembata dan Malaka. Bahkan Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara memiliki prevalensi di atas  46 persen

Sementara sisanya, 7 kabupaten dan kota berstatus kuning dengan prevalensi 20 hingga 30 persen, diantaranya Ngada, Sumba Timur, Negekeo, Ende, Sikka, Kota Kupang serta Flores Timur. Bahkan tiga daerah seperti Ngada, Sumba Timur dan Negekeo mendekati status merah.

Tidak ada satupun daerah di NTT yang berstatus hijau yakni berpravelensi stunting antara 10 hingga 20 persen. Apalagi berstatus biru untuk prevalensi stunting di bawah 10 persen.

Baca juga: Simak Jadwal Pertandingan Tim Papan Atas Liga 1 2021, Singo Edan Arema FC vs Maung Persib Bandung

Lanjut Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin yang akrab dikenal Kim Taolin ini mengatakan, pemerintah akan kerja keras mulai dari kader-kader yang ada di setiap desa dan dibantu Kepala Desa (Kades),  Camat, Dinkes, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), akan giat untuk capai target yang diberikan Gubernur NTT Viktor Laiskodat. 

"Kita tidak main-main untuk turunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Malaka ini menjadi 16 persen sesuai target yang dimintai Pak Gubernur NTT Viktor Laiskodat," tutupnya. (Cr15)

Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos
Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos (POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved