Perang Rusia Ukraina

Setelah Invasi Ukraina, Rusia Ancam Perancis Sebut Perang Ekonomi Bisa Jadi Perang Betulan

Rusia kini mendapat tekanan yang hebat dari berbagai negara di dunia setelah Presiden Fladimir Putin memerihkan tentaranya menyerbu Ukraina

Editor: Alfred Dama
Thibault Camus/Pool via REUTERS via Kontan.co.id
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menghadiri konferensi pers bersama di Moskow, Rusia, 7 Februari 2022. 

POS KUPANG.COM -- Rusia kini mendapat tekanan yang hebat dari berbagai negara di dunia setelah Presiden Fladimir Putin memerihkan tentaranya menyerbu Ukraina

Perekonimian Rusia yang mendapat saksi dari negara-negara yang menentang invasi tersebut menyebabkan rakyat Rusia kini mulai merasakan dampaknya

Dan, Rusia pun mulai mengancam negara-negara yang memberi sanksi ekonomi pada negara tersebut

dia Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia , pada Selasa (1/3), mengirim peringatan keras kepada Prancis: perang ekonomi seringkali menjadi perang betulan.

Baca juga: Militer Rusia Terus Membombardir Kota Mariupol dan Kepung Kherson, Ukraina Makin Semangat

Peringatan Medvedev itu keluar menyusul pernyataan Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire dalam wawancara dengan radio France Info. Menurut Le Maire, Uni Eropa akan mengobarkan “perang ekonomi” terhadap Rusia.

Prajurit Ukraina di sebelah kendaraan lapis baja yang hancur, yang mereka katakan milik Rusia, di luar Kharkiv, Ukraina, 24 Februari 2022.
Prajurit Ukraina di sebelah kendaraan lapis baja yang hancur, yang mereka katakan milik Rusia, di luar Kharkiv, Ukraina, 24 Februari 2022. (REUTERS/Maksim Levin.)

Komentar Le Maire tersebut menyusul sejumlah sanksi ekonomi berat yang telah menjerat Rusia, merespons invasi ke Ukraina. Salah satunya adalah sejumlah bank Rusia dikeluarkan dari layanan transaksi finansial SWIFT.

“Kami akan melancarkan perang ekonomi dan finansial total lawan Rusia. Rakyat Rusia akan membayar konsekuensi ini,” kata Le Maire, seperti dikutip TASS.

Medvedev rupanya tak senang dengan pernyataan Le Maire tersebut. Melalui media sosialnya, Medvedev mengirim ancaman dingin.

Baca juga: Cerita Perempuan Ukraina Membuat Bom Molotov Untuk Lawan Rusia : Ini Cukup Menakutkan

“Hari ini, ada menteri Prancis yang bilang, mereka mendeklarasikan perang ekonomi terhadap Rusia,” kata Medvedev, seperti dilansir TASS.

“Jaga bicaramu, Tuan-Tuan! Dan jangan lupa, dalam sejarah manusia, perang ekonomi seringkali berubah jadi (perang) betulan,” tegasnya.

Sejak Kamis (24/2) pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan serangan besar-besaran ke Ukraina. PBB menyebutkan, sedikitnya 136 warga sipil tewas, termasuk 13 anak-anak, dan 400 lainnya terluka sejak Rusia menginvasi Ukraina.

Artikel lain terkait Perang Rusia Ukraina

Baca artikel lain KLIK di Pos Kupang.com

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kontan.Co.ID berjudul: Rusia Beri Peringatan ke Prancis: Perang Ekonomi Seringkali Menjadi Perang Betulan 

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved