Selasa, 9 Juni 2026

Perang Rusia Ukraina

Presiden Ukraina Bebaskan Napi Untuk Perang Lawan Rusia: Bertempurlah Demi Bayar Dosamu pada Rakyat

Di tengah-tengah kondisi negaranya yang tak menentu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melepas para napi untuk bertempur melawan pasukan Rusia.

Tayang:
Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
PUING-PUING JET TEMPUR -- Ukraina menembak jatuh jet temput Rusia di pinggiran Kyiv (Kiev) semalam. Puing-puing pesawat tempur tersebut jatuh di dekat rumah dan menyebabkan beberapa orang terluka. (EPA/dailymail.co.uk) 

Anak-anak Tewas

Dia mengatakan 16 anak telah tewas selama empat hari pertama serangan Moskow dan 45 lainnya terluka saat dia memuji 'pahlawan Ukraina.'

Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet mengatakan Senin bahwa setidaknya 102 warga sipil, termasuk tujuh anak-anak, telah tewas tetapi memperingatkan jumlah sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi.

"Ukraina telah menunjukkan kepada dunia siapa kita. Dan Rusia telah menunjukkan apa yang telah terjadi," kata Zelensky.

Zelensky juga mendesak tentara Rusia untuk meletakkan senjata mereka selama pidato video.

'Tinggalkan peralatan Anda. Keluar dari sini. Jangan percaya komandan Anda. Jangan percaya propagandis Anda. Selamatkan saja hidup Anda, 'kata Zelensky.

Baca juga: Ledakan Dahsyat Guncang Kota Kiev Ukraina Stasiun Kereta Api Porak Poranda, Korban Jiwa Belum Didata

Dia mengklaim bahwa lebih dari 4.500 tentara Rusia telah kehilangan nyawa mereka selama serangan Kremlin.

Pihak berwenang Rusia telah mengakui pasukan mereka telah mengalami korban tetapi belum memberikan jumlah korban tewas resmi.

Zelensky mengakhiri pidato presiden pada hari kelima invasi Rusia dengan berterima kasih kepada Barat atas dukungannya.

Ukraina mengklaim telah menembak jatuh sebuah jet Rusia di pinggiran Kyiv (Kiev) semalam. Puing-puing pesawat tempur tersebut jatuh di sebuah rumah dan menyebabkan beberapa orang terluka.

"Dukungan koalisi anti-perang kami tidak bersyarat dan belum pernah terjadi sebelumnya. Masing-masing dari kita adalah pejuang. Dan saya yakin masing-masing dari kita akan menang," katanya.

Pasukan Rusia gagal lagi menembus pertahanan di pinggiran kota, menurut seorang jenderal top Ukraina.

Jenderal Alexander Syrsky, yang bertugas mempertahankan kota, mengatakan pagi ini bahwa 'semua upaya' untuk menerobos kota gagal dan situasi saat ini 'terkendali'.

Prajurit Pasukan Militer Ukraina berjalan di sepanjang jalur pada posisi mereka di garis depan dengan separatis yang didukung Rusia, dekat desa Novognativka, wilayah Donetsk.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pasukan Rusia Mulai Serbu Kiev, Pertempuran Sengit Berlangsung, Terdengar Bunyi Ledakan, https://www.tribunnews.com/internasional/2022/02/26/pasukan-rusia-mulai-serbu-kiev-pertempuran-sengit-berlangsung-terdengar-bunyi-ledakan?page=all.

Editor: Sanusi
Prajurit Pasukan Militer Ukraina berjalan di sepanjang jalur pada posisi mereka di garis depan dengan separatis yang didukung Rusia, dekat desa Novognativka, wilayah Donetsk. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pasukan Rusia Mulai Serbu Kiev, Pertempuran Sengit Berlangsung, Terdengar Bunyi Ledakan, https://www.tribunnews.com/internasional/2022/02/26/pasukan-rusia-mulai-serbu-kiev-pertempuran-sengit-berlangsung-terdengar-bunyi-ledakan?page=all. Editor: Sanusi (POS-KUPANG.COM/ANATOLLI STEPANOV/AFP)

"Kami menunjukkan bahwa kami dapat melindungi rumah kami dari tamu tak diundang," tambahnya.

Serangan di Kyiv gagal meskipun kota itu mengalami pemboman berat, dengan saksi melaporkan suara 'bom karpet'.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved