Berita Sabu Raijua Hari Ini

Bupati Nikodemus Resmikan Pengoperasian Gedung IKM Garam di Kecamatan Sabu Timur

mampu memproduksi garam konsumsi beryodium sebanyak 1 sampai dengan 3 ton per hari untuk memenuhi kebutuhan garam di Sabu

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-HUMAS PEMKAB SABU RAIJUA
Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke menggunting pita saat meresmikan pengoperasian gedung IKM garam di Desa Badoe, Kecamatan Sabu Timur, Jumat, 25 Februari 2022. 

POS KUPANG.COM, SEBA - Bupati Sabu Raijua,  Drs.Nikodemus Rihi Heke,M.Si meresmikan gedung dan pengoperasian industri  kecil menengah (IKM) garam di Desa Bodae, Kecamatan Sabu Timur, Jumat, 25 Februari lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Nikodemus  mengatakan,  Kabupaten Sabu Raijua telah memulai Pembangunan Industri Garam sejak tahun 2013.

Pembangunan tambak garam dan pabrik garam di Tulaika,  kelurahan Mebba,sampai saat ini memiliki 107 hektar tambak garam.

Namun  badai siklon tropis Seroja tahun 2021 semua tambak tersebut mengalami kerusakan dan pada 2022 ini Pemerintah akan mulai memperbaiki semua tambak garam yang rusak.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ayah di Sabu Raijua Aniaya Anak hingga Tewas

Dikatakannya,  potensi garam  Sabu Raijua sangat besar dan memiliki luas lahan  2.015 Ha serta didukung pula dengan iklim dan masyarakat yang sudah mampu  mengelola tambak garam  dengan kualitas terbaik di indonesia

Namun sejak tahun 2018 seiring dengan kebijakan impor garam mengalami penurunan yang signifikan hal tersebut berdampak pada produksi dan penjualan garam di kabupaten Sabu Raijua

Dari permasalahan tersebut, katanya,  Pemerintah Daerah terus  berupaya untuk meningkatkan produksi garam konsumsi sehingga dapat menyerap sebagian produksi garam di Kabupaten Sabu Raijua serta mampu memenuhi kebutuhan garam konsumsi di NTT.

Baca juga: SMK St.Yosef Nenuk Sosialisasi Cegah Human Trafficking

Lebih lanjut dijelaskan dengan dibangunnya IKM pengelolaan garam ini maka sudah memiliki tiga pengelolaan unit produksi garam yakni :

Satu unit di Tulaika kelurahan Mebba, yang dibangun tahun 2014 dan satu unit produksi milik Pemerintah Desa Ballu yang terletak di Kelurahan Ledeunu Kecamatan Raijua, namun belum berproduksi serta IKM garam Bodae yang dibangun dengan sumber dana DAK tahun 2021.

Setiap industri garam harus mampu memproduksi garam konsumsi beryodium sebanyak 1 sampai dengan 3 ton per hari untuk memenuhi kebutuhan garam di Sabu Raijua dan NTT umumnya.

Baca juga: KPP Pratama Kupang Buka Pos Pelayanan Pajak di Sabu Raijua

Selain itu Bupati mengharapkan agar target pembangunan bidang industri kita adalah satu rumah satu produk artinya setiap keluarga di Kabupaten Sabu Raijua harus memiliki pekerjaan, mampu memproduksi baik barang maupun jasa yang berkualitas untuk memperoleh pendapatan demi mencukupi kebutuhan hidup sehari hari.

Hal ini menurut Bupati  merupakan salah satu cara untuk mengatasi angka pengangguran di Sabu Raijua.

Pada kesempatan yang sama Plt.  Kepala Dinas Perindag Kabupaten Sabu Raijua ,Lagabus Pian dalam laporannya menyampaikan pengresmian gedung dan pengoperasian IKM ini adalah sebuah upaya untuk  mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sabu Raijua dalam  Peningkatan Perekonomian dan daya saing daerah bersama sektor  pariwisata sebagai penggerak utama. 

Untuk itu,  Pemerintah Daerah  sungguh-sungguh mengupayakan Pembangunan dan pengolahan garam untuk meningkatkan produksi garam sebagai produk unggulan Sabu Raijua sekaligus meningkatkan daya saing dan meningkatkan martabat masyarakat Sabu Raijua

Dalam rilis yang diterima POS KUPANG.COM, Rabu (2/3), Lagabus Pian mengatakan,  tujuan pembangunan IKM garam ini adalah untuk  mengembangkan industri pengolahan garam konsumsi beryodium untuk memenuhi kebutuhan garam baik di Sabu Raijua maupun NTT pada umumnya.

Selain itu, mengoptimalkan produksi garam industri yang melimpah di tengah rendahnya permintaan garam industri serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat, perluasan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, memajukan pembangunan daerah melalui peningkatan daya saing dan meningkatkan martabat Kabupaten Sabu Raijua.

Akhir dari kegiatan ini,di lakukan pengguntingan pita oleh Bupati Sabu Raijua, sekaligus peresmian Gedung IKM Pengelolaan garam.

Turut hadir dalam kegiatan ini, para asisten, pimpinan OPD, Camat Sabu Timur, Kepala Desa Bodae, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan BUMN/BUMD, para pelaku usaha serta undangan lainnya.(*)

Berita Sabu Raijua Hari Ini

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved