Virus Corona

Jokowi Minta Libatkan Tokoh Agama Terkemuka dalam Vaksinasi Covid-19 di Papua Barat

Jokowi mengapresiasi kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, polisi, dan militer (TNI) dalam pelaksanaan program vaksinasi.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN
Presiden Joko Widodo alias Jokowi. 

Jokowi Minta Libatkan Tokoh Agama Terkemuka dalam Vaksinasi Covid-19 di Papua Barat

POS-KUPANG.COM -Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendesak pelibatan tokoh agama setempat yang terhormat dalam pelaksanaan vaksinasi di Papua Barat untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat.

"Untuk Papua Barat, semua orang harus diundang. Libatkan tokoh agama terkemuka, sehingga mereka menawarkan pemahaman langsung kepada penduduk," kata Presiden Jokowi saat meninjau virtual pelaksanaan vaksinasi di 12 provinsi yang diadakan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Jokowi mengapresiasi kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, polisi, dan militer (TNI) dalam pelaksanaan program vaksinasi. Ia mendesak percepatan pelaksanaan vaksinasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing melaporkan kepada presiden bahwa kondisi di Provinsi Papua Barat saat ini aman dan kondusif.

Sekitar 1.819 orang dirawat karena COVID-19, di mana 1.647 di antaranya mengasingkan diri, katanya.

Sihombing juga mengatakan, sejauh ini tidak ada orang Papua yang meninggal karena varian Omicron, meski berdasarkan sampel yang diuji, varian tersebut terdeteksi di Papua Barat.

Sihombing juga menegaskan pihaknya akan terus bekerja keras untuk memvaksinasi masyarakat Papua Barat.

Berdasarkan data sensus penduduk Papua Barat tahun 2020, jumlah penduduk Papua Barat telah mencapai 1.134.068 jiwa. Program vaksinasi COVID-19 menargetkan untuk memberikan vaksinasi kepada setidaknya 70 persen populasi, atau sekitar lebih dari 790 ribu orang.

Saat ini, sekitar 58,2 persen target telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama, 38,5 persen mendapat dosis kedua, dan 1,7 persen mendapat dosis ketiga atau booster.

Otoritas Papua Barat telah mendesak Kementerian Kesehatan untuk menambah stok vaksin Sinovac untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan mencapai target 70 persen pada akhir Februari atau pertengahan Maret 2022.

Sumber: antaranews.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved