Berita Belu Hari Ini

Sekda Belu Johanes Prihatin: Digitalisasi Sebuah Keniscayaan

Sekretaris Daerah Kabupaten Belu ( Sekda Belu), Johanes Andes Prihatin mengatakan, digitalisasi adalah sebuah keniscayaan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BUKA KEGIATAN - Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si saat membuka bimtek di Hotel Matahari, Selasa 15 Febuari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sekretaris Daerah Kabupaten Belu ( Sekda Belu), Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si mengatakan, digitalisasi adalah sebuah keniscayaan dan tidak ada orang yang dapat menghindarinya.

Dalam aspek pengelolaan pemerintahan, digitalisasi sudah masuk ke dalam grand desain reformasi birokrasi yang harus diterapkan mulai dari pemerintah pusat hingga daerah.

Johanes Prihatin mengatakan hal itu saat membuka kegiatan bimbingan teknis yang bagi para Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPPK) dan bendahara dari setiap OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, di Ball Room Hotel Matahari, Selasa 15 Febuari 2022.

Sekda Belu didampingi Sekretaris BPKAD Kabupaten Belu, Yohanes Sadipun, SE dan Pimpinan Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus M. Pontus.

Baca juga: Sekda Belu Ajak Masyarakat Ikut Vaksin Booster

Pada kesempatan itu, Sekda Belu mengemukakan, pandemi covid-19 justru mempercepat penguasaan dan penerapan digital dalam berbagai urusan pemerintahan. Aparatur pemerintah harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini.

"Pandemi Covid-19 mempercepat digitalisasi ini. Kita pemerintah dihadapkan atau dipertemukan dengan situasi ini, suatu budaya kerja yang baru. Jadi kita harus bisa beradaptasi", kata Jap, demikian sapaan Sekda Belu.

Jap mengatakan, berkaitan dengan urusan keuangan, Bank NTT sudah menerapkan transaksi non tunai sehingga pemerintah Kabupaten Belu juga harus beradaptasi dengan inovasi tersebut.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Belu saya ucapan terima kasih kepada Bank NTT karena telah mempercepat penerapan transaksi keuangan non tunai dalam Pemerintahan di Kabupaten Belu", ungkapnya.

Baca juga: Sekda Belu Johanes Andes Prihatin: Hasil Seleksi Tenaga Kontrak Segara Diumumkan 

Sekda mengingatkan peserta kegiatan untuk mengikuti bimtek dengan serius dan sampai selesai. Pasalnya, bimtek penatausahaan keuangan sangat penting demi terlaksananya transaksi keuangan secara digital di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.

Pimpinan Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus M. Pontus mengatakan, Bank NTT memiliki komitmen dan tanggung jawab yang besar untuk mempersiapkan infrastruktur dan SDM yang baik bagi para PPK dan bendahara di lingkup Pemkab Belu.

Tujuannya agar transaksi keuangan non tunai pada Pemerintah Kabupaten Belu dapat terlaksanakan dengan baik.

Kata Adrianus, sesungguhnya penerapan transaksi non tunai ini sudah berjalan di beberapa kabupaten di NTT dan Kabupaten Belu termasuk terlambat. Meski demikian, untuk melakukan suatu perubahan kerja perlu ada komitmen untuk memulai. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved