Kasus Omicron

Menkes Sebut Mayoritas Pasien Omicron Meninggal Belum Divaksin

Saat ini terdapat 58 orang yang sekarang masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi berat.

Editor: Alfons Nedabang
YOUTUBE/SEKRETARIAT PRESIDEN
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, 356 pasien Covid-19 yang meninggal karena Covid-19 sejak 21 Januari, sebagian besar belum menerima vaksin lengkap.

"69 persen belum vaksin lengkap atau belum divaksin sama sekali," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin 7 Februari 2022.

Ia menerangkan, saat ini terdapat 58 orang yang sekarang masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi berat.

Sedangkan pasien kritis menggunakan ventilator, katanya, sekitar 60 persen belum vaksin lengkap atau vaksin sama sekali.

Baca juga: Omicron Picu Sejumlah Wilayah PPKM Level 3

"Jadi penting sekali lagi, warga yang belum divaksin, masyarakat terutama lansia itu harus segera divaksin dan yang belum dua kali, cepat segera divaksin. Karena ini penting sekali untuk bisa melindungi mereka," tutur mantan dirut Bank Mandiri ini.

Sejak Januari 2022, kasus Covid-19 di Indonesia naik. Namun kini ada tiga provinsi yang memiliki jumlah kasus Covid-19 melebihi jumlah kasus Covid-19 saat gelombang Delta lalu. Tiga provinsi itu adalah DKI Jakarta, Banten, serta Bali.

"Kami konfirmasikan sekarang ada tiga provinsi yang jumlah kasusnya melebihi jumlah kasus gelombang Delta yang lalu," ujarnya.

Menyikapi gelombang ketiga Covid-19, pemerintah pun menyiapkan 120 ribu kamar perawatan pasien Covid-19. Sementara, kamar yang digunakan saat ini tercatat 18.966 kamar, sebanyak 15.522 merupakan kasus probable dengan gejala yang ringan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Warga Kota Kupang Positif Omicron

"Jadi sebenarnya ke depannya, kalau kita lebih efisien dengan cara yang OTG dan isolasi mandiri atau bisa itu isolasi terpusat sebenarnya keterisian rumah sakit kita itu masih sangat rendah," jelas dia.

Telemedisin Jangkau Bandung

Budi juga menyebutkan, layanan telemedisin bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akan diperluas ke sejumlah daerah di luar DKI Jakarta.

Rencananya pada pekan ini layanan tersebut akan menjangkau Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Jogja, Malang Raya dan Denpasar.

"Mulai minggu ini akan kita perluas ke daerah-daerah tersebut," ujarnya.

Mantan dirut Bank Mandiri ini menyebut, layanan telemedisin di Jakarta telah melayani 150 ribu pasien isoman Covid-19 serta mengirinkan 38 ribu paket oba.

Baca juga: Pasien Omicron Sudah Sembuh, Pemkot Kupang Imbau Warga Jangan Panik

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved