Berita Manggarai Barat Hari Ini

Rumah Warga Terbakar, Ini Imbauan Camat Komodo Kabupaten Manggarai Barat Kepada Warga

Camat Komodo, Yohanes Rinaldo Gampur mengimbau warga di daerah itu untuk mewaspadai peristiwa kebakaran, Selasa 1

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
LURAH LABUAN BAJO : Lurah Labuan Bajo, Rosalia Rosita saat ditemui di lokasi kebakaran di lingkungan V RT 019 RW 04 Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa 1 Februari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Camat Komodo, Yohanes Rinaldo Gampur mengimbau warga di daerah itu untuk mewaspadai peristiwa kebakaran, Selasa 1 Februari 2022.

Hal tersebut menyusul kebakaran satu unit rumah dan 2 kamar kos milik Agustinus Husein (57), di Lingkungan V RT 019 RW 04 Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) pada Selasa sore. 

"Saya mengimbau untuk seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Komodo khususnya masyarakat Labuan Bajo, Kota Labuan Bajo, sebisa mungkin kejadian seperti ini dapat kita tekan dan kalau bisa kita tekan dalam wilayah kecamatan Komodo," katanya saat ditemui di lokasi kejadian. 

Pihaknya pun berharap atas kewaspadaan masyarakat, pariwisata kebakaran tidak terulang di wilayah Kecamatan Komodo. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Rumah Warga di Weliman Malaka NTT Terbakar

"Kami pemerintah Kecamatan Komodo dan Kelurahan Labuan Bajo punya tujuan yang sama untuk meringankan proses-proses yang mungkin kami ambil sebagai jalan keluar untuk meringankan korban. Termasuk, meneruskan kejadian ini ke tingkat kabupaten," katanya. 

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas langkah sigap dari semua elemen atas peristiwa tersebut, sehingga meminimalisir korban dan kerugian. 

Ucapan terima kasih, lanjut Yohanes, disampaikan kepada Unit Damkar Manggarai Barat, TNI-Polri dan masyarakat yang membantu proses pemadaman api. 

"Terima kasih," ucapnya. 

Sementara itu, Lurah Labuan Bajo, Rosalia Rosita mengimbau warga untuk mewaspadai kebakaran akibat kompor yang meledak dan korsleting listrik. 

Baca juga: Diduga Arus Pendek, Sebuah Mobil Pickup Ludes  Terbakar Di Depan Toko Merdeka, Sumba Barat

"Sedikit kronologi yang saat dengar, sumber api dari dapur, oleh karena itu imbauan saya kepada kita semua terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak yang sudah membakar api yang bersifat membakar, baik untuk memasak dan aktivitas lainnya, jangan ditinggal pergi, apabila ada orang dalam rumah yang ada orang tua dan atau orang yang butuh pengawasan, harus ada yang mengawasi ketika kompor atau lilin sedang berada di dapur," katanyakatanya saat ditemui di lokasi kejadian. 

"Kemudian terkait dengan listrik, usahakan di dalam rumah ada sistem cok yang dobel  dobel yang menyebabkan arus pendek. Biasanya terjadi seperti itu, mungkin karena kita lihat lebih praktis atau lebih mudah, jadi kita tidak melihat resiko yang ditimbulkan," jelasnya. 

Pihaknya pun menyampaikan empati yang mendalam bagi korban kebakaran tersebut. 

"Memang kita tidak merencanakan hal ini, bersyukur tidak ada korban, jadi saya secara pribadi dan kelurahan saya ucapkan turut merasakan duka ini karena tidak ada satu pun tersisa karena terbakar. Semua ini adalah pelajaran untuk kita untuk lebih berhati-hati," ungkapnya. 

Baca juga: Polisi Melakukan Penyelidikan Terkait Satu Unit Rumah Terbakar di Weliman-Malaka

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved