Berita Belu

Bupati dan Forkopimda Belu Patroli Tapal Batas Pakai Sepeda Motor

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, FINASIM membuka sekaligus memimpin Patroli Tapal Batas RI-RDTL menggunakan sepeda motor, Sabtu

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin bersama forkopimda plus melaksanakan Patroli Tapal Batas RI-RDTL pakai sepeda motor, Sabtu 15 Januari 2022. 

 Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas 

POS-KUPANG. COM, ATAMBUA - Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, FINASIM membuka sekaligus memimpin Patroli Tapal Batas RI-RDTL menggunakan sepeda motor, Sabtu 15 Januari 2022.

Patroli yang diselenggarakan Satgas Pantas RI-RDTL ini melibatkan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan komunitas Trail Kabupaten Belu.

Bertempat di Mako Satgas Pamtas, Bupati Agus Taolin membuka kegiatan tersebut dan dilanjutkan dengan patroli menggunakan sepeda motor trail. 

Tampak Bupati Belu Agustinus Taolin berada di posisi paling depan didampingi Dandim Belu, Dansatgas Pamtas dan peserta patroli lainnya yakni, Kepala Imigrasi Atambua, Kepala Bea Cukai, Kasat Pol PP, Kasubden POM IX/1-3 Atambua, Kepala PLN Ranting Atambua, Dankikav KKA, Danki Brimob Belu dan Komunitas Trail Kabupaten Belu.

Baca juga: Bupati Belu Tekankan Kerja Sama Stakeholder Atasi Stunting 

Patroli tapal batas ini menggambil titik star di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/ PSY selanjutnya menuju Weluli-Pos Foholulik-Pos Fohuk-Pos Kewar- Pos Dilumil-Pos Turiskain-Pos Nunura dan finis di alun-alun kota Atambua.

Saat pembukaan kegiatan patroli, Bupati Belu dr. Taolin Agustinus menyambut baik kegiatan tersebut karena patroli batas merupakan hal penting di daerah sebagai daerah perbatasan. 

"Saya menyambut baik kegiatan ini. Pentingnya kegiatan ini karena patroli tapal batas merupakan suatu bentuk pengawasan terhadap perbatasan dari berbagai macam ancaman", katanya. 

Lanjut Bupati Agus Taolin, kegiatan patroli bukan hanya dilihat dari aspek menjaga keamanan wilayah tetapi juga sebagai bentuk komunikasi sosial antara unsur pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat. 

Baca juga: Suasana Saat Akhir Pekan, Warga Kota Kupang Fungsikan Mata Air Oeba Untuk Cuci dan Mandi

Bupati mengemukakan, kegiatan semacam ini bisa dijadikan kegiatan rutin bagi pemerintah dan unsur TNI-Polri. Hal penting yang harus dilakukan adalah komunikasi dan koordinasi serta merencanakan tujuan kegiatan dengan baik. Tujuan patroli selain mengawasi situasi keamanan juga bisa sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat di perbatasan, bahkan bisa patroli sambil memberikan bantuan. 

"Nanti kedepannya setiap titik-titik yang kita datangi, perlu kita bicarakan bersama supaya masyarakat yang kita datangi di setiap titik ada di sana dan juga masyarakat dapat sedikit merasakan manfaat keberadaan kita di sana", ujarnya.

Pada momen itu, Bupati Belu mengharapkan kepada para pimpinan OPD untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan itu dan bisa memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membantu atau menyumbangkan secara suka rela kepada masyarakat di perbatasan yang berkekurangan. (jen). 

Berita Belu lainnya :
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved