Breaking News:

Berita Sikka

Ini Tujuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sikka Berencana Pasang Alat Deteksi Dini Bencana

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Yohanes Baptista Laba dalam rencana

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG,COM/RICKO WAWO
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Yohanes Baptista Laba, berupaya menambah jumlah desa atau kelurahan tangguh bencana di Kabupaten Sikka. Dalam talkshow Flores Bicara yang dipandu manajer konten Aris Ninu, Yan Laba, sapaan akrabnya, menyebutkan, saat ini hanya ada 8 desa atau kelurahan tangguh bencana dari total 147 desa atau kelurahan yang ada di Kabupaten Sikka. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Yohanes Baptista Laba dalam rencana jangka panjangnya berkeinginan memasang alat deteksi dini di desa-desa. Tujuannya supaya alat ini mendeteksi bencana yang terjadi di desa dengan cepat.

Hal ini diungkapkannya dalam talkshow Flores Bicara bersama manajer konten Tribun Flores Aris Ninu, pada Jumat, 14 Januari 2022.

Yan Laba, demikian dia biasa disapa, menjelaskan sejumlah programnya secara internal menyiapkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (pusdalops), dan tim reaksi cepat.

“Saya punya rencana besar untuk terapkan digitalisasi dalam mengedukasi masyarakat. Saya akan identifikasi jenis bencana desa di pesisir, desa di pegunungan, jenis bencananya apa. Saya akan pasang alat pendeteksi dini supaya kita bisa tahu ada bencana apa di sana dan tim reaksi cepat bisa turun,” katanya.

Baca juga: David Da Sila Dihadang Ketat, Lilipaly Jebol Persib,Bali United Menang Tipis Skor Gol Semata Wayang

Lebih lanjut, Yan mengakui sumber daya manusia (SDM) dalam birokrasinya pun masih terbatas sehingga dirinya juga berupaya menggelar sejumlah pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas.  

“Dukungan peralatan juga masih kurang dan dukungan regulasi di daerah dan implementasinya harus ada perda, perbup sampai pada perdes. Saya akan berupaya koordinasi dengan BNPB dan BPBD provinsi supaya bisa bantu peningkatan SDM dan peralatan,” tandasnya. (*)

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Yohanes Baptista Laba, berupaya menambah jumlah desa atau kelurahan tangguh bencana di Kabupaten Sikka. Dalam talkshow Flores Bicara yang dipandu manajer konten Aris Ninu, Yan Laba, sapaan akrabnya, menyebutkan, saat ini hanya ada 8 desa atau kelurahan tangguh bencana dari total 147 desa atau kelurahan yang ada di Kabupaten Sikka.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Yohanes Baptista Laba, berupaya menambah jumlah desa atau kelurahan tangguh bencana di Kabupaten Sikka. Dalam talkshow Flores Bicara yang dipandu manajer konten Aris Ninu, Yan Laba, sapaan akrabnya, menyebutkan, saat ini hanya ada 8 desa atau kelurahan tangguh bencana dari total 147 desa atau kelurahan yang ada di Kabupaten Sikka. (POS-KUPANG,COM/RICKO WAWO)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved