Breaking News:

Berita Kota Kupang

Vaksinasi Anak di Kota Kupang Dihentikan, Begini Penjelasan Kadinkes

para karyawan dan pegawai nya bukan merupakan warga Kota Kupang namun mereka berdomisili di Kota Kupang karena tugas.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.PROKOMPIM
Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man saat memantau pelaksanaan vaksinasi di salah satu sekolah di Kota Kupang, 6 Januari 2022 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Kesehatan Kota Kupang menghentikan vaksin covid-19 bagi anak-anak. Kementerian Kesehatan melalui Dirjen P2P menyurati Dinas Kesehatan Kota Kupang agar fokus mengejar capaian vaksinasi bagi usia lanjut atau lansia.
   
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Kupang, drg Retnowati, mengatakan, vaksinasi bagi anak untuk sementara dihentikan.

Dinas Kesehatan diminta fokus memberikan pelayanan kepada Lansia, yang saat ini capaiannya baru mencapai 65 persen.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Pengaruhi Data Stunting 2021 di Kota Kupang

Sementara 5 persen diantaranya lansia yang bukan ber KTP Kota Kupang.  

"Artinya bahwa vaksinasi untuk lansia ini sudah memenuhi target namun 5 persen diantaranya bukan merupakan warga Kota Kupang sehingga harus fokus melakukan pelayanan kepada lansia," kata Retno, Rabu 12 Januari 2022.
   
Dinas Kesehatan, kata Retnowati, juga meminta bantuan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang untuk melacak dan memberikan data lansia di per kelurahan.

Baca juga: Pandemi Pengaruhi Data Stunting 2021 di Kota Kupang, Simak Penjelasan Kadis Kesehatan

"Kami juga melakukan rapat bersama dengan para Camat dan Lurah agar melakukan sweeping kepada setiap warganya yang masuk dalam kategori lansia sebagai sasaran vaksinasi agar bisa diakomodir untuk mendapatkan pelayanan vaksin," jelasnya.
   
Dia mengaku, memang kebanyakan lansia yang di vaksin merupakan warga yang bukan ber KTP Kota kupang.

Banyak instansi vertikal di kota Kupang yang tentunya para karyawan dan pegawai nya bukan merupakan warga Kota Kupang namun mereka berdomisili di Kota Kupang karena tugas.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Kupang Harap BPBD Salurkan Bantuan Seroja Sesuai Juknis

"Kami targetkan dua minggu kedepan kami bisa mencapai target yang ditetapkan oleh Kementerian dengan sasaran vaksinasi kepada lansia," katanya.

Setelah capaian vaksinasi bagi lansia itu terpenuhi barulah bisa dilanjutkan untuk anak. 

Vaksinasi bagi peserta didik bukan menjadi syarat mutlak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan bukan merupakan kewajiban atau keharusan.

Para orang tua siswa-siswi bisa memilih apakah anaknya divaksin atau tidak.

Baca juga: Dana Bagi Tim Teknis Bantuan Seroja Kota Kupang Dianggarkan Tahun Ini Pada Perubahan Anggaran

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho mengatakan, para orangtua diberikan kebebasan untuk memilih apakah anak-anak mau divaksin atau tidak, karena sesuau dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, vakasinasi bukan merupakan syarat mutlak untuk dimulainya PTM 100 persen. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved